Sanudi SH Selaku Ketua Lembaga Bantuan Hukum Angkat Bicara Terkait Kasus Pelecehan Anak Di Bawah Umur

TUBABA (SUNDALANEWS.COM) – Tidak terima orang tua korban dengan perilaku inisial (g)paman yang mencoba melakukan plecehan terhadap anak nya berinisial (s) yang di lakukan pada anak kandung nya warga kecamatan tbu kabupaten Tulang Bawang Barat, Sabtu (12/02/2022) di rumah kake nya saat tak ada di rumah.

Tidak tau kapan datang nya tiba- tiba pelaku sudh di dlm rumh korban dan berpura pura meminjam geraji, pelaku menyuruh korban mencari graji di ruangn dapur, saat itu pelaku ikut masuk lalu memegang dan meremas payudara korban. korban pun melawan dan berhasil kabur lewat pintu depan, pelaku mngejar dan mengancam bari membawa sebilah benda tajam (golok) dan teriak “awas kamu klo ngomong sama istri saya” lalu korban melapor pada orang tua nya. Keterangn saat di hubungi via telepon,Minggu (13/02/2022).

Atas ke jadian itu orang tau korban tidak terima purtinya(s) di lecehkan langsung melapor ke polres tualng bawang barat (tubaba). tanda laporan Nomor polisi: LP/B-/48/II/2022/SPKT/RES TUBABA/POLDA LAMPUNG pada hari Sabtu tanggal 12 Februari 2022 sekira 11.35 WIB waktu setempat.

Tidak smpai di situ, merasa sakit hati melihat putrinya trauma. orang tua pun berlanjut menghubungi dan meminta bantuan pada SANUDI SH. selaku ketua Organisasi bantuan hukum lembaga bantuan kesehatan negara semesta(LBH) via telepon.
“Saya masih di palembang besok(senin) saya pulang ke tubaba akan saya dampingi hingga ksus tersebut selesai” pungkas nya.

Smentara orang tua korban berhrap agar pihak Organisasi bantuan hukum lembaga bantuan kesehatan negara semesta (LBH) untuk turut membantu kluarga korban untuk mnuntut pelaku agar di tindak lanjuti sesuaui dengan hukum yang berlaku pungkasnya. (Qodar)

Bagikan Ke

About Redaksi Sundalanews

Check Also

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan, Resmikan Gedung PONED Puskesmas Bangkunat

Pesisir Barat (sundalanews.com) – Guna menekan angka kematian ibu dan bayi saat proses persalinan, Bupati …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *