Silaturahmi Kapolres Lampura di Keratoen Ratu di Puncak, Jalin Persaudaraan dan Merawat Warisan Leluhur

Lampung Utara (sundalanews.com) – Di tengah derasnya perkembangan zaman, menjaga jati diri, persatuan, dan nilai-nilai budaya merupakan tanggung jawab bersama. Semangat itulah yang tergambar dalam kunjungan silaturahmi Kapolres Lampung Utara, AKBP Raswidiati Anggraini, S.I.K., beserta jajaran ke Keratun Ratu di Puncak, pusat Kerajaan Adat Lampung Pepadun Abung Kotabumi tigo gandung. Kamis (6/8/2026).

Kedatangan rombongan disambut dengan penuh kehormatan dan suasana kekeluargaan oleh Penyimbang Marga Nunyai, Ahmad Akuan Abung, bergelar Nadikiang Pun Minak Yang Abung, yang didampingi Putra Mahkota Ahmad Faroek, bergelar Gusti Suttan Penyimbang Abung.

Silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan antara pimpinan kepolisian dan tokoh adat. Lebih dari itu, pertemuan ini menjadi simbol bahwa menjaga keamanan, kedamaian, dan keharmonisan masyarakat tidak dapat dipisahkan dari peran adat dan budaya yang telah menjadi fondasi kehidupan masyarakat Lampung sejak dahulu kala.

Keratoen Ratu di Puncak merupakan warisan bersejarah Kerajaan Adat Lampung Pepadun. Di tempat inilah nilai-nilai luhur, kebijaksanaan para leluhur, serta semangat persaudaraan terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus. Nadikiang Pun Minak Yang Abung merupakan garis keturunan langsung Nunyai Datu di Puncak bergelar Minak Triyo Diso yang hingga kini tetap istiqamah mengemban amanah leluhur dalam menjaga marwah adat, melestarikan budaya, dan mempererat tali persaudaraan masyarakat Lampung Abung.

Dalam suasana yang hangat dan penuh rasa saling menghormati, berbagai pesan tentang pentingnya persatuan, gotong royong, serta menjaga kerukunan di tengah keberagaman menjadi bagian dari dialog yang terjalin. Nilai-nilai adat yang mengajarkan saling menghargai, musyawarah, dan kepedulian terhadap sesama diyakini tetap relevan sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.

Silaturahmi ini menjadi pengingat bahwa adat bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan warisan hidup yang harus terus dirawat. Ketika pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh adat, dan masyarakat berjalan beriringan, maka akan lahir kehidupan yang aman, tenteram, dan penuh rasa persaudaraan.

Semoga kunjungan ini menjadi awal dari semakin eratnya sinergi antara Kepolisian dan masyarakat adat, serta menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Lampung untuk terus menjaga persatuan, menghormati para leluhur, dan melestarikan budaya sebagai identitas yang membanggakan bagi generasi hari ini dan masa depan.

Bagikan Ke

About Redaksi Sundalanews

Check Also

Wabup Tanggamus Lantik Sekretaris Disdukcapil, Auditor dan Guru, Perkuat Pelayanan Publik

TANGGAMUS (sundalanews.com) – Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto mewakili Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi melantik …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *