Bandar Lampung (Sundalanews.com) – Bhayangkara Presisi Lampung FC sukses menutup jeda kompetisi dengan raihan 3 poin. Skuad The Guardians of Saburai sukses membenamkan tamunya Isen Mulang Kalteng FC ke dasar klasemen Super League, usai menang 2-0. Bermain di Stadion Sumpah Pemuda, PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Sabtu (18/9/2029).
Tim kebanggaan masyarakat Lampung ini belum pernah kalah dalam tiga pertandingan terakhir. Bhayangkara FC mengoleksi lima poin dan bercokol posisi kelima klasemen sementara. Dua gol kemenangan Bhayangkara FC masing-masing dicetak oleh Alano Lima, dan satu gol dicetak oleh TM Ichsan dari assist Alano.
Pelatih Kepala Bhayangkara Presisi Lampung FC, Oscar Bruzon mengatakan, kemenangan atas Isen Mulang ini sesuai dengan dua target yang telah ditetapkan sebelum pertandingan, yakni meraih tiga poin dan mencatatkan clean sheet.
“Kami sempat menghadapi tekanan pada babak pertama, terutama menghadapi permainan serangan balik yang dilakukan Isen Mulang. Tapi perubahan taktik, kami mampu mengendalikan permainan dan meraih kemenangan,” kata dia, dalam post match press coference, Sabtu (19/9/2026) malam.
Pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut menjelaskan, pemainnya sempat mengalami kesulitan menghadapi serangan balik lawan, terutama pada di pertama. Tapi, timnya mengubah formasi dari 4-1-4-1 menjadi 4-2-3-1 dengan memperkuat penguasaan lini tengah.
“Pada saat kami memindahkan Brennes lebih dekat ke Berrera, dan kami memberikan kebebasan kepada Allano untuk bermain lebih sebagai gelandang serang dan lebih dekat ke penyerang. Saat itu kami mendapatkan kembali kepercayaan diri dan kontrol permainan,” jelas Oscar
Menurut Oscar, perubahan tersebut membuat timnya banyak menciptakan peluang dan berkembang sepanjang pertandingan, hingga akhirnya menguasai permainan pada 15 menit terakhir. “Jika Anda dapat melihat dalam 15 menit terakhir pertandingan, kendali permainan benar-benar menjadi milik kami,” ucapnya.
Sementara, pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC, Sani Rizki Fauzi mengaku bersyukur setelah berhasil meraih tiga poin pertama. Kemenangan itu menjadi momen debutnya pada musim ini. “Saya sangat bersyukur kepada Allah atas tiga poin ini. Saya juga berterima kasih kepada coach karena sudah memberikan kesempatan kepada saya musim ini,” kata Sani.
Sani menjelaskan pertandingan tidak berjalan mudah, terutama pada babak pertama karena kondisi cuaca dan angin. Selain itu, Isen Mulang juga beberapa kali mengancam melalui serangan balik. “Babak pertama cukup sulit karena cuaca dan angin, kemudian mereka juga beberapa kali melakukan counter attack,” jelasnya.
Sani menilai pergantian pemain yang dilakukan pelatih Oscar Bruzon juga memberikan dampak positif terhadap permainan Bhayangkara. Menurutnya, kesempatan debut yang diberikan pelatih menjadi motivasi untuk terus bekerja keras demi mendapatkan kepercayaan dari pelatih.
“Saya selalu termotivasi setiap pertandingan, selalu bekerja keras untuk mendapatkan kepercayaan dari coach dan ingin memberikan 100 persen kontribusi,” tutupnya.
sundalanews.com Suara Nasional Dari Lampung