Pesawaran (sundalanews.com) – Oknum Sekretaris Desa desa Baturaja, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran inisial MR diduga melakukan penganiayaan pada seorang warganya bernama Hardiansyah (40) di desa setempat.
Hardiyansyah mendatangi LBH PWRI Provinsi Lampung untuk meminta pendampingan hukum dan mengaku telah didukung warga yang mengetahui kejadian yang menimpa dirinya, warga mendukung korban untuk menuntut perbuatan oknum Sekdes Baturaja MR dan diberikan hukuman secara administrasi negara dengan dipecat atau menuntut pelaku diproses secara Hukum.
“Saya ini didukung masyarakat, ada 40 warga sudah tandatangan menyampaikan supaya Sekdes itu dipecat dan dipenjara,” ujarnya pada awak media di kantor Sekretariat DPD PWRI Provinsi Lampung, Kamis(1/2/24).
Menurut pengakuan korban, Hardiyansyah, diduga pelaku penganiayaan oknum Sekdes melakukan tindak pidana penganiayaan sesuai dengan pasal 351 yang tercantum dalam surat laporan tersebut pada hari Jumat tanggal 5 Januari 2024 dijalan desa Sukajaya Pidada, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran.
Dikatakan Hardiyansyah, pada awak media, Polres Pesawaran telah menerima laporannya dengan nomor LP/B/I/2024/SPKT/Polres Pesawaran/Polda Lampung pada tanggal 5 Januari 2024 lalu yang ditandatangani atas nama KA SPKT Pesawaran Kanit I yaitu Yazir Oktavian S.E.
Hardiyansyah menceritakan awal kronologi kejadian penganiayaan tersebut saat korban dan terlapor oknum Sekdes berpapasan dijalan, lalu korban berhenti dipinggir jalan tersebut karena jalan tersebut rusak dan banyak genangan air sebagian jalannya. “Jalannya rusak ada genangan air juga dibagian jalan saya, saya berhenti, usai Sekdes lewat saya lewat, gak ada rasa curiga walaupun saya lihat di spion Sekdes keliatan muter balik” ujarnya.
Hardiayansyah yang tidak menduga oknum Sekdes memberhentikan saya dan memberikan perlakuan arogansi tak menyenangkan disertai penganiayaan.
”saya jalan aja biasa aja walaupun saya sempet liat di spion Sekdes muter balik, tapi langsung mepet saya sambil maki-maki dan tiba-tiba memukul saya sampe pecah bibir saya, berdarah sampe baju,” terangnya.
Hardiyansyah juga menerangkan saat ditempat kejadian yang dipinggir jalan desa tersebut disaksikan 2 orang warga.
“Ada 2 warga menyaksikan saya saat kejadian itu dan sekdes sempet nantang untuk dilaporkan ke Kapolsek, Kapolres atau Kapolda,” ulasnya.
Disampaikan juga, warga yang telah sepakat diwakili 40 warga yang menandatangani tuntutan dari perbuatan tak menyenangkan dan penganiayaan oknum Sekdes tersebut untuk dipecat oleh Bupati Pesawaran dan dipenjara.
“Warga banyak ke rumah saya sampai sekarang, mereka menyampaikan dukungan sama saya untuk menuntut Sekdes itu dipecat sama Bupati dan dipenjara”tandasnya.
sundalanews.com Suara Nasional Dari Lampung