Pesisir Barat (sundalanews.com) – Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Barat memperkenalkan peralatan USG kepada 5 Puskesmas non rawat inap
yang menjadi lokus pengadaan USG tahun 2023.
Lima tersebut adalah Puskesmas Pugung Tampak, Puskesmas Karya Penggawa, Puskesmas Pulau Pisang, Puskesmas Way Krui, dan Puskesmas Krui Selatan.
Kegiatan ini bertujuan untuk Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Pesisir Barat, selain itu merupakan upaya peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak yang dititik beratkan pada pertolongan persalinan serta pemeriksaan kehamilan.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 14 Juni 2023 ini bertempat di Aula Puskesmas Krui, dihadiri oleh, Sekretaris Dinas Kesehatan Irhamuddin, SKM.,MM didampingi Kepala Sub Koordinasi Kesga Dan Gizi Yurna Betty, Str.Keb.,MM, Yordy Hermawan selaku Clinical Application Specialist (produk spesialis USG INKA) selaku penyedia Alat USG serta dokter dan bidan koordinator puskesmas Non Rawat Inap.
Sekretaris Dinas Kesehatan Irhamuddin mengatakan, Ultrasonografi (USG) merupakan pengembangan metode screening dari konpensional ke teknologi
canggih yang menggunakan gelombang suara
frekuensi tinggi yang dipancarkan dari suatu penjejak (disebut transduser) pada suatu organ yang diperiksa.
Ultrasonografi (USG) mampu membantu mendeteksi peristiwa kehamilan dan berbagai kasus kehamilan dengan cepat dan akurat.
Penggunaan metode skreening dengan USG terhadap deteksi dini pada perawatan kesehatan kehamilan merupakan langkah maju di bidang kesehatan, yang sudah dikembangkan di Indonesia pada Puskesmas PONED yaitu Puskesmas yang memberikan Pelayanan Obstetri dan Neonatal Emergency Dasar.
“Penggunaan USG merupakan langkah tepat dalam mendukung kebijakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam
akselerasi untuk penurunan angka kematian ibu dan kematian bayi,” kata Irhamuddin. (Adi/Yus)
sundalanews.com Suara Nasional Dari Lampung