Masyarakat Pekon Padang Haluan Diajari Buat Pestisida Nabati

Pesisir Barat (sundalanews.com) – Guna meningkatkan produktivitas hasil panen petani dan menurunkan biaya produksi, Mahasiswa/i Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) melakukan sosialisasi cara pembuatan Pestisida Nabati di pekon Padang Haluan, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.

Peratin Pekon Padang Haluan Yurman mengatakan, kegiatan sosialisasi pembuatan Pestisida Nabati oleh mahasiswa Unila diharapkan dapat bermanfa’at bagi masyarakat mengingat, sebagian besar warganya rata-rata berkerja sebagai petani.

Selain Pembuatan Pestisida Nabati Masyarakat diajarkan juga cara membuat Suplemen hewan ternak, khususnya hewan ternak sapi.

” Alhamdulillah antusias masyarakat cukup tinggi untuk memahami apa yang disampaikan oleh Mahasiswa/i KKN, dan semoga ilmu yang didapat dapat bermanfaat,” kata Yurman, kepada tim Sundalanews.com, Jumat (3/02/23) di Pekon Padang Haluan.

Yurman menceritakan bahwasnya, Pekon Padang Haluan mendapatkan 7 orang Mahasiswa/i KKN unila priode 1 tahun 2023.

Mahasiswa tersebut adalah:
-Ardi Fajri Hafizh jurusan Tehnologi Hasil pertanian – Ferdi Irmawan jurusan Tehnik Mesin – Anggun Septiana jurusan Ilmu Hukum – Vena Karmela jurusan Ilmu Komuni kasi – Diah Fiteiani jurusan Ageonomi dan Heltikultura – Mutia Angelia jurusan Perikanan dan Kelautan dan Tri Septiana jurusan Peternakan.

Yurman berharap, dengan adanya kkn tersebut dari berbagai disiplin ilmunya bisa menambah wawasan bagi masyarakatnya sehingga dapat meningkatkan kemampuan dan pada ahirnyan bisa menambah kesejahtraan.

Dalam kesempatan yang sama kordinator Mahasiswa Ardi Fajri Hafizh mengatakan, ucapan trimakasih atas dukungan Prarin Yurman dan juga kepada masyarakat Pekon Padang Haluan, yang telah memberi ruang yang luas kepada Mahasiswa untuk meimplementasikan ilmu yang mereka dapat dari Kampus.

” kami akan berupaya maksimal bersosialisasi dan mengabdi dengan masyarakat apa yang kami dapat dari kampus akan kami berikan dengan masyarakat secara maksimal. Walaupun kalau dilihat dari waktu pengabdian hanya 36 hari, sanagat singkat,”kata Ardi Fajri. (Yus/Adi)

Bagikan Ke

About Redaksi Sundalanews

Check Also

Keren Maksimal! Mahasiswa Teknik Informatika Unggul Darmajaya Ini Jadi Mekhanai Sosial Media 2026

BANDAR LAMPUNG (sundalanews.com) — Ajang Pemilihan Muli Mekhanai Kota Bandar Lampung 2026 kembali melahirkan sosok …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *