Tidak Ada Sosialisasi Terkait Aplikasi Sai Ragom Di Diskominfo Way Kanan, Ini Kata Sekda

Way Kanan (SUNDALANEWS.COM) – Minim nya sosialisasi terkait Aplikasi yang akan diberlakukan Diskominfo Kab Way Kanan, membuat sejumlah media yang berlangganan bingung dengan penerapan yang akan diberlakukan Dinas kominfo Way Kanan.

Sejumlah awak media mempertanyakan guna aplikasi yang diluncurkan kominfo seperti apa mekanisme dan penerapan nya seperti apa.

Dian 29 (tahun) salah satu awak media mengatakan, terkait penerapan aplikasi sai ragom ini, harus nya Dinas kominfo mensosialisakan terlebih dahulu jangan secara tiba tiba pemberitahuan melalui WA, tanpa ada pemberitaun resmi atau bersurat ke awak media.

“ini tiba tiba kita disuruh mengisi formulir terkait aplikasi yang diluncurkan dan melengkapi seluruh berkas yang diminta, sedangkan saya selaku pekerja diminta pimpinan perusahaan saya, untuk menjelaskan kegunaan nya apa aplikasi ini, sedangkan dari kominfo tidak ada penjelasan terkait hal ini,”ujarnya saat memberikan keterangan, Selasa (18/01/2022).

Dian mengatakan, saya udah mengetahui tentang aplikasi ini arah nya kemana, saya sangat setuju dan mendukung untuk memimalisir media yang ada di Way Kanan, mana yang benar benar terverivikasi dan mana yang tidak berbadan hukum.

“Nah ini nanti misalkan media yang sudah terdaftar terverivikasi apakah masih sama menerima anggaran kerja sama, sementara ini nanti kan karena dengan adanya aplikasi ini media yang bekerja sama akan berkurang,”ungkapnya.

Dian mengatakan, kalau nanti masih sama saja anggaran kerja yang diterima, dengan media yang sudah terverivikasi, sementara pengurangan kerja sama dengan media yang tidak terevikasi itu sudah pasti, jadi itu sama saja.

“Jadi kominfo harus jelas ini dinaik kan atau tidak untuk anggaran kerja sama nya, untuk media yang sudah terdaftar dan terverifikasi, kalau sama saja anggaran kerja sama seperti tahun lalu sementara jumlah media yang bekerja sama berkurang iya berarti sama saja, sementara anggaran Kabupaten masih sama bahkan bisa naik tahun ini,”pungkasnya.

Ditempat terpisah Seketaris Daerah Kabupaten (Sekda) Saiful mengatakan, terkait aplikasi yang akan diterapkan dikominfo kita, yang tidak memenuhi syarat dan tidak terferivikasi tidak akan masuk sistem dan tidak akan bisa berlangganan.

“Ini yang sudah masuk per hari ini yang sudah mengisi terferikasi 93 media, dari jumlah 200 lebih media yang sudah mendaftar tapi belum mengisi untuk diverifikasi,”ujarnya saat diwawancara dikantornya, Selasa (18/01/2022).

Saiful mengatakan, untuk terkait anggaran kita belum tau pasti naik atu tidaknya untuk media yang sudah masuk dan terdaftar terverifikasi nanti nya.

“Untuk anggaran kita belum tau pasti, kita belum anggar kan, kita lihat dulu nanti seberapa besar anggaran kita, yang pasti sekarang media harus mendaftar lewat aplikasi tersebut agar bisa masuk dan dapat ditevrikasi dan bisa untuk bekerja sama,”tutupnya.
(Sandi)

Bagikan Ke

About Redaksi Sundalanews

Check Also

SunNewsTV: Bupati Dedi Irawan Lantik 9 Pejabat, Tekankan Kinerja dan Disiplin di Pesibar

Pesisir Barat – Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, melantik sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *