Satu Buah Kapal Longboat Terbalik Saat Melintasi Perairan Laut Pela Menuju Desa Namlea Ilath

SUNDALANEWS.COM – Sebelumnya diketahui bahwa kapal longboat ini telah bertolak dari pelabuhan Rakyat Namlea menuju Desa ilath pada pukul 12.00 Wit. Namun Setibanya diperairan walapia kapal loangboat ini lansung mendapatkan hantaman angin dan ombak dari arah barat. Beruntung kondisi kapal saat itu masih dalam keadaan stabil dan melanjutkan perjalanan kembali seperti biasa, Selasa (04/01/2022.)

Sesampai di perairan Desa Pela, Naas kapal tersebut mengalami kecalakaan laut akibat hantaman ombak yang begitu tinggi dari sebelumnya sehingga membuat mesin kapal mati dan merendam sebagian bodi kapal, penumpang pung panik dan melompat ke laut untuk menyelamatkan diri mereka masing-masing.

Mendengar kejadian tersebut Tim SAR gabungan lansung berangkat menuju ke lokasi kejadian pukul 14.45 Wit dan tiba sekitar pukul 15.50 Wit. Saat tiba di lokasi kejadian, penumpang dan longboat sudah berhasil dievakuasi warga Pela menuju daratan.

Adapun identitas longboat tersebut :
Bernama Liyana jaya, panjang kapal berukuran 11 meter dan lebar 1.25 meter, sementara mesin yang digunakan adalah 40 PK sebanyak dua buah.

Menurut keterangan saksi bernama Karman Saka yang secara kebutulan berada di pesisir pantai dengan kapal longboatnya tepatnya di Desa Pela. Ia menyatakan sekitar pukul 14.00 Wit. Ia melihat ada sebuah longboat yang dihantam ombak sehingga terendam sebagian kapal, sehingga saksi dengan longboatnya langsung menuju ke lokasi untuk memberikan pertolongan.

Adapun jarak dari dari pantai ke lokasi kejadian ± 200 Meter dengan jarak tempuh ± 7 menit saksi tiba di TKP dan menolong 10 orang penumpang termasuk korban MD yang saat itu sudah dalam posisi terapung.

Sedangkan korban yang lain ditolong oleh masyarakat Pela yang saat itu juga ikut berusaha menolong dengan longboat yang mereka miliki.

Usai melakukan evakuasi dan pertolongan, Polisi kemudian memanggil serta memeriksa operator dan saksi mata untuk kemudian hadir di Polres Pulau Buru guna mengambil keterangan lebih lanjut.

Sedangkan para penumpang lainnya yang telah diselamatkan belum dapat dimintai keterangan karena masih lemah dan trauma. Para penumpang ini kemudian di ambil pulang oleh keluarga mereka masing-masing.

Red Sofyan Md.

Bagikan Ke

About Redaksi Sundalanews

Check Also

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemkot Bandar Lampung Gelar Aksi Bersih Drainase Serentak

BANDAR LAMPUNG (sundalanews.com) – Merespons peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *