JAKARTA (sundalanews.com) – Akademisi Universitas Bandar Lampung (UBL), Riza Muhida, S.T., M.Eng., Ph.D., meraih penghargaan Excellence Leadership in Agriculture Digital Technology Innovation pada ajang INAGRITECH 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (30/7/2026). Penghargaan tersebut diberikan oleh Forum Sinergi Inovasi Industri (FSII) sebagai apresiasi atas kepemimpinan dan kontribusinya dalam pengembangan teknologi digital untuk pertanian modern.
FSII, yang dibentuk oleh Tender Indonesia sejak 2020, merupakan forum kolaborasi antara akademisi, peneliti, dunia usaha, dan pemerintah untuk mendorong inovasi berkelanjutan. Dalam INAGRITECH 2026 yang mengusung tema “Peningkatan Produksi Pangan & Energi Melalui Inovasi Pertanian Modern”, penghargaan diberikan kepada tokoh-tokoh yang dinilai berkontribusi dalam pengembangan teknologi dan sumber daya manusia di sektor strategis.
Riza terpilih setelah melalui proses observasi dan penilaian oleh penyelenggara. Penghargaan tersebut diberikan dalam forum yang mempertemukan pemerintah, asosiasi, pelaku industri, kontraktor, konsultan, produsen teknologi pertanian, hingga kalangan akademisi.
Di lingkungan akademik, Riza dikenal aktif mengembangkan riset di bidang mekatronika, robotika, otomasi, sistem cerdas, dan transformasi digital. Keahlian tersebut dinilai relevan dengan perkembangan pertanian modern yang kini memanfaatkan teknologi presisi, sensor, Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), serta sistem otomasi untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi.
Menurut Riza, masa depan pertanian bergantung pada kemampuan mengintegrasikan teknologi dengan kebutuhan nyata di lapangan. “Pertanian masa depan tidak hanya berbicara tentang peningkatan produksi, tetapi juga bagaimana teknologi mampu membuat proses menjadi lebih presisi, efisien, terukur, dan berkelanjutan. Tantangannya adalah memastikan inovasi yang dikembangkan benar-benar dapat dimanfaatkan oleh petani maupun industri,” ujarnya, Sabtu (1/8/2026)
Ia menambahkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mempercepat transformasi tersebut melalui riset terapan dan kolaborasi dengan pemerintah serta dunia usaha. Menurutnya, inovasi harus mampu melampaui tahap prototipe dan publikasi, hingga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Rektor UBL, Prof. Dr. Ir. M. Yusuf S. Barusman, MBA, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini membuktikan bahwa dosen dan peneliti UBL mampu berkontribusi dalam pengembangan teknologi di sektor strategis nasional.
“Penghargaan ini bukan hanya menjadi pengakuan terhadap kompetensi individu, tetapi juga menunjukkan bahwa UBL memberikan kontribusi terhadap agenda inovasi nasional. UBL terus membangun ekosistem pendidikan tinggi yang menghubungkan pendidikan, penelitian, inovasi, industri, dan kebutuhan masyarakat. Melalui kolaborasi lintas sektor, hasil riset diharapkan dapat diimplementasikan untuk mendukung pembangunan nasional,” kata Yusuf.
Penghargaan yang diterima Riza juga memperkuat komitmen UBL dalam mendorong inovasi berbasis teknologi yang memberikan dampak nyata, khususnya pada sektor pertanian, pangan, energi, dan pengembangan sumber daya manusia. Dari Lampung, UBL menunjukkan bahwa perguruan tinggi daerah mampu melahirkan inovasi yang berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.
sundalanews.com Suara Nasional Dari Lampung