BANDAR LAMPUNG (sundalanews.com) – Menjadi saudara kembar membuat Rohim Ahmad dan Rohman Ahmad terbiasa menjalani banyak hal bersama. Rabu (12/8/26), menjadi momen tak terlupakan bagi keduanya. Setelah menempuh pendidikan di Kampus Unggul Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, saudara kembar ini akhirnya menyelesaikan ujian sidang skripsi pada hari yang sama, disaksikan langsung kedua orang tua mereka, Amuri dan Salmah.
Kebersamaan Rohim dan Rohman tidak hanya terlihat dalam keseharian sebagai saudara kembar. Keduanya juga sama-sama memilih melanjutkan pendidikan tinggi di IIB Darmajaya, meski mengambil program studi berbeda.
Rohim Ahmad merupakan mahasiswa Program Studi Sistem Informasi dengan dosen pembimbing Indera, S.Kom., M.T.I. Ia mengangkat skripsi berjudul Design and Implementation of Web-Based Inventory Information System dengan Real-Time Stock Monitoring pada Gudang Perkebunan Kelapa Sawit.
Sementara sang kembar, Rohman Ahmad, menempuh pendidikan di Program Studi Sistem Komputer/IoT dengan dosen pembimbing Melia Gripin Setiawati, S.Kom., M.T. Ia mengangkat skripsi berjudul Rancang Bangun Sistem Monitoring dan Kontrol Penyiraman Otomatis Bibit Kelapa Sawit Berbasis Internet of Things dengan Integrasi AI Chatbot
Bagi Amuri dan Salmah, menyaksikan kedua putranya menyelesaikan sidang skripsi menjadi kebanggaan tersendiri. Sejak awal, keduanya mempercayakan pendidikan tinggi Rohim dan Rohman kepada IIB Darmajaya.
Salmah mengatakan, keputusan menyekolahkan kedua putranya di IIB Darmajaya merupakan bagian dari harapan agar Rohim dan Rohman mendapatkan pendidikan yang baik sekaligus memiliki bekal untuk menata masa depan.
“Sebagai orang tua tentu kami ingin anak-anak mendapatkan pendidikan yang terbaik. Kami percaya kepada IIB Darmajaya untuk mendidik kedua anak kami sampai mereka menyelesaikan kuliah,” ujar Salmah.
Ia mengaku bahagia sekaligus terharu dapat hadir langsung ketika kedua putranya menjalani ujian sidang skripsi. Baginya, momen tersebut menjadi salah satu buah dari perjalanan panjang yang telah dilalui bersama.
“Kami sangat senang dan bangga. Dari awal kuliah sampai sekarang bisa melihat mereka sampai pada tahap sidang skripsi. Mudah-mudahan setelah ini mereka bisa sukses dan ilmunya bermanfaat,” katanya.
Bagi Rohim dan Rohman, menyelesaikan sidang skripsi bukan sekadar menuntaskan kewajiban akademik. Momen tersebut menjadi penanda bahwa perjalanan mereka sebagai mahasiswa IIB Darmajaya telah memasuki babak baru.
Keduanya kini bersiap melangkah ke dunia profesional dengan bekal ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menjalani perkuliahan.
Di balik dua mahasiswa kembar yang berdiri menyelesaikan sidang skripsi tersebut, ada doa dan kepercayaan orang tua yang terus mengiringi perjalanan mereka. Hari itu, Amuri dan Salmah tidak sekadar menjadi orang tua yang hadir di ruang sidang, tetapi juga menjadi saksi atas satu tahap penting dalam perjalanan kedua putranya menuju masa depan. (**)
sundalanews.com Suara Nasional Dari Lampung