PESAWARAN (sundalanews.com) – Kondisi bangunan UPTD SD Negeri 6 Way Lima, Kabupaten Pesawaran, saat ini membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Daerah. Sejumlah bagian bangunan sekolah terlihat mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap, plafon, dinding, serta sejumlah fasilitas bangunan lainnya.
Berdasarkan kondisi di lapangan, kerusakan cukup terlihat pada bagian atap yang sebagian mengalami kerusakan dan terbuka. Rangka atap yang menggunakan material kayu juga tampak mulai mengalami pelapukan. Sementara itu, beberapa bagian plafon terlihat rusak dan berlubang.
Kerusakan juga ditemukan pada sejumlah bagian dinding bangunan. Cat tampak mengelupas, terdapat retakan, serta beberapa bagian bangunan membutuhkan perbaikan dan pemeliharaan.
Kondisi tersebut tentunya dapat memengaruhi kenyamanan kegiatan belajar mengajar. Terlebih, kerusakan pada bagian atap dan plafon berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi peserta didik maupun tenaga pendidik, terutama saat terjadi hujan deras disertai angin kencang.

Sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Way Lima tersebut diharapkan mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Perbaikan maupun rehabilitasi bangunan dinilai penting untuk memastikan para siswa dapat mengikuti proses pembelajaran di lingkungan yang aman, nyaman, sehat, dan layak.
Pihak sekolah dan masyarakat berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan peninjauan langsung serta pendataan secara menyeluruh terhadap tingkat kerusakan bangunan. Dengan demikian, langkah penanganan dan kebutuhan rehabilitasi dapat ditentukan secara tepat sesuai kondisi di lapangan.
“Kami berharap kondisi sekolah ini dapat menjadi perhatian pemerintah. Anak-anak berhak mendapatkan tempat belajar yang aman dan nyaman. Semoga ada tindak lanjut untuk perbaikan maupun rehabilitasi bangunan sekolah,” demikian harapan yang disampaikan terkait kondisi UPTD SD Negeri 6 Way Lima, Kamis (13/8/2026).

Pemerintah daerah diharapkan tidak hanya melakukan perbaikan terhadap bagian bangunan yang mengalami kerusakan, tetapi juga melaksanakan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi sarana dan prasarana sekolah.
Langkah tersebut diperlukan agar kebutuhan rehabilitasi dapat ditangani secara tepat, terencana, dan berkelanjutan.
Perbaikan sarana dan prasarana pendidikan bukan semata-mata menyangkut pembenahan fisik bangunan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, nyaman, dan mendukung proses belajar mengajar bagi generasi penerus Kabupaten Pesawaran.
sundalanews.com Suara Nasional Dari Lampung