Dosen Kampus Unggul IIB Darmajaya Raih Hibah Kemdiktisaintek 2026, Kembangkan AI Pembaca Kepribadian dari Komentar YouTube

Bandar Lampung (sundalanews.com) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan civitas academica Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya. Dosen Program Studi Sistem Informasi, Dr. Sutedi, S.Kom., M.T.I berhasil memperoleh pendanaan hibah penelitian Tahun Anggaran 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Skema Penelitian Tesis Magister (PTM).


Penelitian ini berjudul “Analisis Karakteristik Linguistik Pengguna YouTube Sebagai Biomarker Digital Tipe Kepribadian dengan Pendekatan Deep Learning Berbasis Transformer.” Penelitian ini diketuai oleh Dr. Sutedi, S.Kom., M.T.I dan melibatkan Bethania Andani, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika IIB Darmajaya, sebagai anggota tim peneliti.

Penelitian tersebut mengembangkan model kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mampu mengidentifikasi tipe kepribadian seseorang melalui karakteristik bahasa dalam komentar YouTube menggunakan teknologi Deep Learning berbasis Transformer (IndoBERT).
Ketua peneliti, Sutedi, mengatakan bahwa penelitian ini berangkat dari potensi besar jejak digital pengguna media sosial sebagai sumber informasi psikologis yang objektif dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung perkembangan teknologi kesehatan mental.


“Penelitian ini bertujuan membangun model Artificial Intelligence berbasis Transformer yang mampu mengenali tipe kepribadian melalui karakteristik bahasa pengguna YouTube. Harapannya, teknologi ini dapat menjadi alternatif asesmen yang lebih cepat, objektif, dan non-invasif dibandingkan metode konvensional,” ujarnya saat diwawancarai pada Senin (20/7/2026).


Menurut Sutedi, selama ini asesmen kepribadian masih mengandalkan instrumen psikologi konvensional yang membutuhkan waktu relatif lama dan rentan terhadap subjektivitas responden. Sementara itu, aktivitas seseorang di media sosial menyimpan pola perilaku yang berlangsung secara alami sehingga berpotensi menjadi biomarker digital untuk membantu proses deteksi dini kondisi psikologis. Dengan jumlah pengguna YouTube yang sangat besar di Indonesia, platform tersebut menjadi sumber data yang kaya untuk pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan.


Ia menjelaskan, tantangan utama penelitian ini adalah karakteristik bahasa Indonesia di media sosial yang dipenuhi bahasa gaul, singkatan, emoji, hingga code-mixing. Oleh karena itu, tim peneliti mengembangkan teknik normalisasi bahasa gaul berbasis kamus khusus serta memanfaatkan kemampuan model IndoBERT agar mampu memahami konteks kalimat secara lebih utuh. Selain itu, penelitian juga menerapkan pendekatan Explainable AI (XAI) sehingga hasil analisis model dapat dijelaskan secara transparan.


“Kami tidak hanya mengejar tingkat akurasi model, tetapi juga ingin mengetahui pola linguistik yang menjadi penanda setiap tipe kepribadian. Karena itu, Explainable AI diterapkan agar proses pengambilan keputusan model dapat dipahami dan dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” katanya.

Penelitian ini menargetkan luaran berupa dataset psikolinguistik lokal, model AI berbasis Transformer yang telah teruji, publikasi pada jurnal nasional terakreditasi SINTA 2, serta Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atas aplikasi yang dikembangkan. Selain itu, penelitian juga diharapkan menghasilkan Kamus Leksikon Kepribadian Digital Lokal yang memetakan hubungan antara penggunaan kata gaul, emoji, dan tanda baca dengan tipe kepribadian tertentu. Luaran tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi pengembangan aplikasi deteksi dini kesehatan mental berbasis AI di Indonesia.

Lebih jauh, Sutedi berharap penelitian yang didukung hibah Kemdiktisaintek ini tidak hanya memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga menghasilkan inovasi yang dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.


“Ke depan, hasil penelitian ini diharapkan menjadi fondasi pengembangan aplikasi AI untuk membantu skrining awal kesehatan mental sekaligus memperkuat pengembangan Natural Language Processing berbahasa Indonesia,” pungkasnya. (**)

Bagikan Ke

About Redaksi Sundalanews

Check Also

Singkirkan Kampus-Kampus Elite, Mahasiswa UBL Raih Dua Prestasi Nasional di NATION 2026

BANDAR LAMPUNG (sundalanews.com) – Universitas Bandar Lampung (UBL) kembali membuktikan daya saingnya di tingkat nasional. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *