PT HAM Angkat Bicara : Belum Ada Aktivitas Pengelolaan Emas di Perusahaan

Namlea (sundalanews.com) – PT Harmoni Alam Manise (HAM) membantah keras berbagai pemberitaan yang beredar di sejumlah media terkait dugaan aktivitas pengelolaan emas yang dilakukan perusahaan tersebut di kawasan Gunung Botak, Kabupaten Buru. Kamis 18/6/2026

Policy Advisor PT HAM, Ja’far Nurlatu, menegaskan bahwa hingga saat ini perusahaan belum melakukan aktivitas pengelolaan maupun produksi emas sebagaimana yang diberitakan. Menurutnya, informasi yang dipublikasikan sejumlah media tersebut tidak didukung data yang akurat dan berpotensi menyesatkan opini publik.

“Kami menilai pemberitaan tersebut terlalu dini dan tidak melalui proses verifikasi yang memadai. Faktanya, sampai saat ini belum ada aktivitas pengelolaan emas yang dilakukan PT HAM sebagaimana yang dituduhkan,” tegas Ja’far Nurlatu kepada wartawan.

Ia mengatakan, sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial, media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang benar dan berimbang kepada masyarakat. Karena itu, setiap informasi yang dipublikasikan seharusnya melalui proses cek dan ricek serta konfirmasi kepada pihak yang diberitakan.
Menurut Ja’far, wartawan dituntut untuk mengedepankan profesionalisme dengan mengumpulkan fakta dan data langsung di lapangan, bukan membangun pemberitaan berdasarkan asumsi atau informasi yang belum terverifikasi.

“Wartawan harus pandai mengumpulkan data dan fakta di lapangan. Jangan hanya menulis berdasarkan asumsi atau informasi sepihak tanpa melakukan konfirmasi kepada pihak yang berkepentingan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa PT HAM selalu terbuka terhadap proses klarifikasi dan siap memberikan informasi yang dibutuhkan guna menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Ja’far berharap media dapat menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional dengan menjunjung tinggi prinsip keberimbangan, akurasi, dan verifikasi sebagaimana diatur dalam Kode Etik Jurnalistik.

“Pemberitaan yang tidak didasarkan pada fakta dan verifikasi yang kuat dapat menimbulkan persepsi keliru di masyarakat. Karena itu kami mengajak semua pihak untuk mengedepankan data dan fakta dalam menyampaikan informasi kepada publik,” pungkasnya.(KL25)

Bagikan Ke

About Redaksi Sundalanews

Check Also

Tolak Pinjaman Rp 100 Miliar, Gabungan Ormas Geruduk Kantor Bupati Lamteng

‎Lampung Tengah (sundalanews.com) – ‎Puluhan warga yang tergabung dalam berbagai organisasi kemasyarakatan tumpah ruah memenuhi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *