Buru, Maluku (sundalanews.com) – Untuk perkuat toleransi antar umat beragama. Ikatan Keluarga Keturunan Thionghoa Buru (IKKTB) bersama Polsek Namlea gelar perayaan natal. Kegiatan ini menurut Ketua IKKTB Johariah Tan adalah langkah untuk menjaga kebersamaan bersama basudara yang beragama kristiani.
Langkah tersebut dinilai guna memperkuat toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan di tengah keberagaman yang ada di Kabupaten Buru khususnya di Maluku.
Joharia lebih jauh menyampaikan sebagai Muslim, penting untuk menyadari bahwa bangsa Indonesia hidup di lingkungan yang plural sehingga harus menghormati satu sama lain dan menjaga toleransi antarumat beragama untuk membangun hidup yang harmonis.
“Menghormati orang lain, menghormati kepercayaan orang lain dan lain sebagainya, itu kepentingannya adalah agar kehidupan ini bisa berjalan dengan harmoni,” ucapnya
Joharia melanjutkan bahwa kita tidak mengamalkan, mempercayai apa yang menjadi keyakinan, kepercayaan, dan menjadi bagian dari ibadah orang lain.
“Yang tidak boleh adalah kita mengikuti, menjalankan ritual, kepercayaan, dan akidah orang lain. Itu batas yang memang tidak bisa dilanggar dalam konteks akidah,”
sikap toleransi dan saling menghormati menjadi kunci utama untuk menjaga harmoni sosial. Menjelang perayaan Natal, umat Muslim memiliki peran penting dalam menunjukkan sikap toleransi yang mencerminkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alaminโrahmat bagi seluruh alam.
Lebih jauh Johari menyebutkan bahwa warga yang tergabung di dalam IKKTB tidak hanya saja yang beragama muslim melainkan juga ada yang kristiani, Hindu, Buddha dan Khonghucu. “Untuk itu perlu pentingnya dalam menjaga toleransi antar umat beragama,”sebutnya.
Perayaan natal yang dijalankan IKKTB bersama Polsek Namlea dimaknai sebagai perbedaan. Sebuah anugerah, kekayaan yang dimiliki bersama dengan dasar cinta dan kasih sayang.”tutup Johariah. (*)
sundalanews.com Suara Nasional Dari Lampung