Bandar Lampung (Sundalanews.com) – Bikin bangga, itulah ungkapan yang cocok menggambarkan prestasi atlet wushu asal Lampung yang menjadi juara dikompetisi level Asia. Meskipun masih berusia muda, Gavriel Bryan Wijaya yang membela panji merah putih berhasil menorehkan 2 medali emas di Kejuaraan 12th Asian Junior Wushu Championship 2025 di Jiangyin China, dari tanggal 23–30 Juli 2025.
Atlet Junior berusia 11 tahun berasal dari sasana Xiao Yao Lampung tersebut turun dikategori Taolo (seni). Gavriel berhasil meraih emasi di kelas jurus Dao Shu (Golok) C Putradengan nilai tertinggi 9.076, mengungguli atlet asal Malaysia Wee Bryan Hao Quan (9.073) di tempat kedua.

Lalu atlet Singapura Jushua Tee Jing Yang (9.070) diperingkat ketiga, atlet Hongkong Chua Chung Hei (9.016) keempat, dan atlet Jepang Takuro Shitaokoshi (9.013) sama dengan atlet tuan rumah China Chen Zixuan, diperingkat kelima dan keenam.
Sementara, emas kedua atlet yang berasal dari Wushu Lampung tersebut diraih dikelas Gunshu (tongkat). Gavriel meraih emas usai meraih nilai tertinggi 9.096, disusul dengan atlet Singapura Tee Jinh Yang dengan nilai 9.093, dan atlet Hongkong Chua Chung Hei dengan nilai 9.060.
Ketua Pengprov Wushu Indonesia (WI) Lampung, Indra Halim mengaku sangat bangga atas pencapaian Gavriel yang berasal dari sasana Xiao Yao Lampung tersebut. Menurutnya, ini merupakan kebanggaan bagi Indonesia, dan khususnya kebanggaan bagi Provinsi Lampung.
“Saya sangat bangga dan apresiasi sekali atas pencapain atlet kami Gavriel. Ini merupakan prestasi yang luar biasa bagi Indonesia, khususnya bagi kami di Provinsi Lampung,” kata Indra Halim, Rabu (30/7/2025).
Indra Halim mengungkapkan, prestasi yang diraih Gavriel ini akan menjadi pemecut semangat bagi seluruh atlet dan insan wushu di Lampung untuk bisa menorehkan prestasi-prestasi lainnya. Ini juga menunjukan bahwa dari Lampung juga bisa melahirkan atlet wushu yang bisa membanggakan Indonesia.
“Kami sangat bersyukur bahwa dari Lampung bisa melahirkan atlet wushu yang bisa menorehkan prestasi bagi Indonesia. Ini juga jadi semangat bagi atlet wushu lainnya agar bekerja keras dan melahirkan atlet-atlet baru bermental juara,” ungkapnya.

Pelatih Wushu Gavriel, Ardyan mengatakan, bahwa prestasi yang diraih Gavriel merupakan buah kerja keras dan ketekunan selama berlatih. Gavriel sebelumnya telah mengikuti seleksi di Lampung, dan dalam Kejurnas di Surabaya meraih 1 emas dan 2 perak, sekarang mampu membuktikan diri bisa mengharumkan nama Indonesia.
“Berkat latihan dan kerja keras yang rutin dijalanin, Gavriel mampu membuktikan hasil dan meraih 2 medali emas bagi Indonesia. Ini merupakan suatu kebanggan bagi kami. Saya berharap Gavriel terus mengasah kemampuan dan mampu meningkatkan diri untuk meraih banyak prestasi kedepannya,” ujarnya.
Sementara itux Ketua Umum KONI Lampung Taufik Hidayat menyambut gembira prestasi para penerus prestasi Wushu Lampung ini. “Memang kemarin ketika kami bertemu dengan pak Indra Halim ketum Wushu Lampung, beliau menceritakan keikutsertaan Bryan. Ini bentuk pembinaan yang berkelanjutan sesungguhnya. Semua strata dibina dengan serius, dan bersinergi terus termasuk dengan orang tua atlet,” kaya dia.
Memang, lanjut Taufik, semua Pembina harus menyadari hal ini, agar tidak kehilangan generasi dalam membangun prestasi. “Kami banyak berdiskusi terkait bagaimana pembinaan ke depan, dan cara bersinergi untuk mencapai prestasi. Selain Wushu, beberapa cabang olahraga sudah sempat saya ajak diskusi bersama saling memberikan masukan yang positif demi peningkatan prestasi atlet kita bersama,” jelasnya.
sundalanews.com Suara Nasional Dari Lampung