Pringsewu (sundalanews.com) – Sebuah peristiwa pemukulan yang terjadi pada hari Selasa, tanggal 02 Januari 2024, sekitar pukul 07.30 WIB di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pekon Pagelaran, Kecamatan Pagelaran, menjadi sorotan publik. Insiden ini melibatkan I Ketut Gister, seorang pensiunan Polri, dan Ridho. Rabu 02 Januari 2024.
Kronologi kejadian mencatat bahwa. I Ketut Gister, yang pada saat itu hendak menuju Polres Tanggamus untuk melaksanakan upacara, meminta agar diutamakan saat mengisi bensin. Namun, Ridho sebagai petugas SPBU meminta agar I Ketut Gister mengantri seperti pengendara lainnya. Akibatnya, Gister menarik diri dan memukul wajah Ridho sebelum melanjutkan perjalanan.
Dalam upaya menyelesaikan konflik, keduanya sepakat untuk menjalani mediasi. Dihadiri oleh Kapolsek Pagelaran AKP Hasbullah AW,SH, Heri Kepala Pekon Pagelaran dan Bambang Irawan sebagai perwakilan pihak SPBU, kemudian Hasil mediasi menunjukkan bahwa Ridho dan I Ketut Gister berkomitmen menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Ridho juga menyatakan tidak akan melanjutkan permasalahan ini ke jalur hukum.
Dalam kesepakatan mediasi, I Ketut Gister dengan tegas mengakui kesalahannya dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut di masa mendatang. Keputusan damai ini mencerminkan semangat perdamaian dan penyelesaian konflik melalui jalur kekeluargaan.
Walaupun kejadian ini menciptakan ketegangan sesaat di SPBU Pekon Pagelaran, mediasi yang dilakukan berhasil meredakan situasi. Pernyataan damai dari kedua belah pihak memberikan harapan bahwa konflik dapat diatasi tanpa melibatkan proses hukum yang panjang.
Perlu dicatat bahwa insiden ini menyoroti pentingnya penyelesaian konflik dengan cara-cara damai dan kekeluargaan. Masyarakat diharapkan dapat mengambil pelajaran dari peristiwa ini, mempromosikan sikap saling menghormati dan mencari solusi tanpa harus resort ke kekerasan atau jalur hukum.
Dengan demikian, mediasi damai yang dilakukan antara I Ketut Gister dan Ridho menjadi contoh bahwa pertikaian bisa diselesaikan dengan bijak, tanpa merugikan pihak-pihak yang terlibat dan menciptakan lingkungan yang lebih harmonis di masyarakat.
(HR)
sundalanews.com Suara Nasional Dari Lampung