Mesuji (sundalanews.com) – Memperkuat rekam jejak dalam pemilihan anggota Bawaslu Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung. Timsel diharapkan profesional dalam menilai peserta dan mengkroscek latar belakang dari masing – masing individu.
Sampai dengan saat ini seleksi Bawaslu Mesuji sudah memasuki tahapan Tes Wawancara. 12 orang sudah lolos dari seleksi pertama tertulis dan psikologi, Selasa (25/07/2023).
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Mesuji melalui ketua Idrus Topik menyoroti ada salah satu peserta yang sengaja datang dan berpindah adminitrasi kependudukan di salah satu desa yang ada di Mesuji. Menurutnya (Idrus) ” ada apa ya? kok begitu ada rekrutmen komisioner Bawaslu Kabupaten Mesuji, ada salah satu peserta tiba – tiba pindah kependudukan ke Mesuji”.
Hal ini agar bisa menjadi bahan pertimbangan bagi Tim seleksi dalam menilai dan memutuskan calon anggota Bawaslu khususnya Kabupaten Mesuji.
Biarkan masyarakat Mesuji yang berkompetisi kami tidak kekurangan sumber daya manusia’ ucap idrus’ Masih banyak pemuda yang memiliki kompetensi yang baik, kalau orang yang tidak pernah berdomisili di Mesuji saja sangat ingin menjadi Bawaslu apalagi kami masyarakat yang sudah berdomisili, makan minum beraktifitas dan lain sebagainya di bumi ragab begawe caram yang kami cintai ini. Tutup Ketua DPC KNPI Mesuji itu”.
Atas kejadian tersebut DPC KNPI sudah melayangkan surat masukan dan tanggapan Masyarakat pada tanggal 13 Juli 2023 dengan nomor Surat 58/DPDKNPI/MSJ/2023.
DPC KNPI juga mendesak Tim seleksi agar bisa menimbang dan memperhatikan bahkan menggugurkan peserta atas nama R’R, sebab bukan merupakan warga Desa Way Puji Kecamatan Rawa Jitu Utara Kabupaten Mesuji, melainkan orang datangan.
Di perkuat dengan keterangan Kepala Desa Way Puji yang mana surat nya sudah kami lampirkan juga dalam masukan dan tanggapan Masyarakat. (HL)
sundalanews.com Suara Nasional Dari Lampung