Metro (sundalanews.com) – Ormas Petir Metro bersama – sama dengan Komunitas pembarong Junior Crew, Kesenian Kuda Lumping Turonggo Seto 38 polos & Pasukan Akeh Sedulur (PAS) beserta team Padepokan Paku Alam berbagi takjil dengan alunan gamelan kuda lumping dijalan Ahmad Yani Kecamatan Metro Timur, Rabu (20/04/2022).
Ketua panitia acara, Arya mengatakan di adakan berbagi takjil dengan alunan gamelan kuda lumping bertujuan untuk menghibur masyarakat yang lewat.
“Kalau ada suara gamelan kuda lumping, bisa untuk menghibur orang yang lewat sekaligus kami bagikan takjil” ucapnya.
Warga yang berdatangan pun memberikan nilai positif.
“Ini beda dari yang lain, karena selain memakai barongan juga memakai musik kuda lumping. Jadi ya merasa terhibur”.
Komunitas pembarong yang juga masuk ke wadah kesenian Turonggo Cipto Manunggal (TCM) ini semangat akan mengenalkan kesinian agar seni budaya Indonesia tidak punah serta tidak diklaim oleh bangsa lain.
Di tempat yg bersamaan,Ormas pasukan elit inti rakyat ( Lampung ) Kota metro diwakili Kelik Bije Marhaens selaku ketua Bidang kepemudaan & seni Budaya Ormas PETIR sekaligus ketua kesenian jaranan Turonggo Seto 38 polos,mengatakan tujuan di adakan acara sosial bagi Ta’jil di jalanan bersama para komunitas kuda kepang adalah agar dengan seni budaya kita bisa berbagi terhadap sesama dan mengenalkan seni budaya tradisional kepada masyarakat metro ,sehingga generasi muda lebih mencintai lagi budaya seni tradisional dan mau melestarikan nya. Karena Bangsa yang besar adalah bangsa yang mencintai budaya nya. Dan generasi yang baik adalah generasi yang semangat dalam melakukan kegiatan yang bersifat sosial dan bertujuan positif tandasnya. ( DNY )
sundalanews.com Suara Nasional Dari Lampung