Bupati Parosil Mabsus Ingin Jadikan Sekolah Kopi Mendunia

SUNDALANEWS.COM – Bupati Lampung Barat Hi.Parosil Mabsus ingin menjadikan Sekolah Kopi di Lambar sebagai Sekolah Kopi Yang Mendunia. Hal ini dikatakan Parosil ketika menerima kunjungan kerja Presiden Direktur Pt. Louis Dreyfus Company (LDC) Indonesia Rubens Marques, melalui Video Conference (Vicon), dari Gedung Sekolah Kopi Kecamatan Sumber Jaya, Kamis (30/09/2021).

Bupati Lampung Barat mengatakan, bahwa Ia mempunyai mimpi besar terhadap sekolah kopi, yakni ingin menjadikannya sebagai sekolah kopi yang mendunia karena kualitas kopinya.

“Tidak hanya terkenal di Provinsi Lampung, namun, sekolah kopi itu mesti harus terkenal di tingkat nasional,” kata Parosil

untuk mewujudkan mimpi tersebut tentu harus ada sebuah langkah besar bagi Kabupaten Lambar. Oleh karenanya Parosil pada rapat virtual tersebut mengajak berdiskusi dalam rangka meningkatkan produktivitas Kopi Robusta dan menjadikannya kualitas terbaik didunia.

“Mudah-mudahan kegiatan hari ini akan menjadi langkah nyata agar kedepan dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas terbaik dari kopi robusta khas Kabupaten Lambar,”ujarnya.

Lanjut Parosil, dengan kegiatan ini kita dapat mengeksplorasi potensi Lambar, sekaligus diharapkan dapat menjawab dan mengatasi permasalahan maupun kendala yang dihadapi dalam pembangunan perekonomian di Kabupaten Lambar.

Sementara Presiden Direktur PT LDC Indonesia Rubens Marques, memaparkan profil LDC dan progress bisnisnya, Perusahaan perdagangan dan pengolahan produk-produk pertanian terkemuka, LDC intens mengembangkan bisnisnya secara global maupun di Indonesia.

Ada beragam aktivitas bisnis LDC, mulai dari lahan pertanian sampai ke tangan konsumen di semua lininya.

Di Indonesia, LDC intens melakukan ekspansi bisnis lokal secara stabil dan kini aktif dalam produksi biji-bijian dan minyak nabati, kopi dan kapas.

“LDC memperpanjang kemitraan untuk Mendukung Petani Kopi Indonesia dan telah menyetujui perpanjangan kemitraannya dengan Sustainable Coffee Platform Indonesia (SCOPI) dan Pemerintah
Kabupaten Lambar selama satu tahun ke depan,”jelasnya.

Dengan tujuan menggabungkan praktik penanaman kopi
secara berkelanjutan di Kabupaten Lambar, Hal itu selaras dengan MoU yang ditandatangani pada Januari 2021 lalu untuk mendukung pengembangan produksi kopi berkelanjutan di area tersebut.( Buyung)

Bagikan Ke

About Redaksi Sundalanews

Check Also

Unila Gelar Seleksi Pascasarjana 2026/2027, Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Kompak Mendaftar

Lampung (sundalanews.com) – Universitas Lampung (Unila) secara resmi menggelar seleksi masuk program Pascasarjana untuk tahun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *