Lampung Barat (Sundalanews.com) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Barat mendukung upaya penguatan budaya literasi dan peningkatan minat baca masyarakat melalui Festival Literasi Kabupaten Lampung Barat yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan Kabupaten Lampung Barat, Selasa (20/10/2026).
Dukungan tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Anggota DPRD Kabupaten Lampung Barat, Feri Syaputra, S.T., yang mewakili Ketua DPRD dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran perwakilan legislatif ini menjadi bentuk dukungan terhadap program pengembangan literasi sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya bagi generasi muda di Kabupaten Lampung Barat.

Festival Literasi diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menumbuhkan kecintaan terhadap kegiatan membaca, menulis, serta mengembangkan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis. Literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga menjadi bekal penting bagi masyarakat dalam memperoleh pengetahuan, memahami informasi, dan menghadapi perkembangan zaman.
DPRD Kabupaten Lampung Barat memandang penguatan budaya literasi perlu menjadi perhatian bersama. Pemerintah daerah, lembaga pendidikan, keluarga, komunitas literasi, serta masyarakat diharapkan dapat bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya kebiasaan membaca sejak dini.
Anggota DPRD Kabupaten Lampung Barat, Feri Syaputra, S.T., yang mewakili Ketua DPRD, menyampaikan bahwa literasi merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun masyarakat yang cerdas, berwawasan luas, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Festival Literasi ini menjadi momentum yang baik untuk membangkitkan semangat membaca dan menulis di tengah masyarakat, terutama bagi generasi muda. Kami di DPRD tentu mendukung berbagai upaya positif yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Lampung Barat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan program literasi agar kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, penguatan budaya literasi perlu didukung dengan ketersediaan bahan bacaan yang berkualitas, optimalisasi perpustakaan, serta kegiatan edukatif yang menarik dan mudah diakses oleh masyarakat hingga ke tingkat pekon.
“Yang terpenting adalah bagaimana semangat literasi ini terus tumbuh setelah festival selesai. Perpustakaan harus semakin dekat dengan masyarakat, anak-anak dan pelajar perlu mendapatkan akses bacaan yang memadai, serta berbagai komunitas harus diberi ruang untuk berkreasi. Dengan begitu, literasi dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, diharapkan terus mendorong penguatan budaya literasi sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia di daerah.
“Budaya membaca harus terus kita tumbuhkan karena pengetahuan merupakan modal penting dalam membangun masa depan. Melalui kegiatan literasi, kita ingin generasi muda Lampung Barat memiliki wawasan luas, kreativitas, dan kemampuan untuk bersaing. Karena itu, dukungan seluruh pihak sangat diperlukan agar gerakan literasi dapat berkembang secara berkelanjutan,” demikian pernyataan yang dapat digunakan sebagai draf pesan Bupati, dengan tetap memerlukan konfirmasi sebelum dipublikasikan sebagai kutipan langsung.
DPRD Kabupaten Lampung Barat berharap Festival Literasi dapat menjadi pemicu lahirnya berbagai kegiatan literasi yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Dengan semakin berkembangnya budaya membaca dan menulis, Lampung Barat diharapkan mampu menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing, sehingga dapat berkontribusi terhadap kemajuan daerah. (Adv)
sundalanews.com Suara Nasional Dari Lampung