BANDAR LAMPUNG (sundalanews.com) – Lapangan Basket Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya berubah menjadi pusat kreativitas dan semangat kewirausahaan mahasiswa. Sebanyak 120 tenant memadati lapangan dalam gelaran EXPO Kolaborasi Mahasiswa X UMKM yang resmi dibuka Rektor IIB Darmajaya, RZ Abdul Aziz, S.T., M.T., Ph.D. pada Kamis (25/6/26).
Beragam produk dan layanan ditampilkan, mulai dari kuliner, fesyen, kriya, jasa kreatif, hingga bisnis berbasis digital. Suasana expo dipenuhi antusiasme mahasiswa, dosen, dan pengunjung yang ingin melihat langsung hasil pengembangan bisnis mahasiswa yang selama satu semester ditempa melalui proses pembelajaran di kelas.
Dalam sambutannya, RZ Abdul Aziz, S.T., M.T., Ph.D., mengatakan bahwa kewirausahaan tidak cukup hanya dipelajari melalui teori, tetapi harus dipraktikkan secara langsung melalui konsep learning by doing. “Menjadi entrepreneur tidak bisa hanya belajar dari buku atau mendengarkan dosen di dalam kelas. Harus ada praktik, harus ada pengalaman langsung menghadapi konsumen, menghitung risiko, membangun strategi pemasaran, dan mengelola usaha. Karena itu, expo ini menjadi bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa,” ujarnya.
Menurut Rektor, IIB Darmajaya memiliki komitmen kuat dalam mencetak generasi wirausaha muda yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu bentuk keseriusan tersebut diwujudkan melalui kurikulum kewirausahaan yang menjadi keunggulan kampus. Ia menjelaskan bahwa IIB Darmajaya merupakan satu-satunya perguruan tinggi di Lampung yang memberikan mata kuliah Entrepreneurship sebanyak 6 SKS kepada mahasiswa.
“Kami ingin mahasiswa Darmajaya tidak hanya bercita-cita menjadi karyawan, tetapi juga menjadi pencipta lapangan pekerjaan. Bahkan kami berharap mereka menjadi entrepreneur masa depan yang mampu membawa produk dan bisnisnya hingga go internasional,” katanya.
Lebih lanjut, Rektor berharap pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama mengikuti mata kuliah dan expo tersebut dapat menjadi bekal berharga dalam membangun usaha yang berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Pelaksana EXPO Kolaborasi Mahasiswa X UMKM, Novi Herawadi Sudibyo, S.Kom., M.T.I., mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dari Mata Kuliah Pengembangan Bisnis yang diikuti mahasiswa dari berbagai program studi. Menurutnya, selama perkuliahan mahasiswa tidak hanya diminta menyusun konsep bisnis, tetapi juga diwajibkan membangun dan menjalankan usaha secara langsung hingga menghasilkan produk yang siap dipasarkan.
“Expo ini merupakan puncak dari proses pembelajaran pada Mata Kuliah Pengembangan Bisnis. Mahasiswa belajar bagaimana merancang ide usaha, melakukan produksi, memasarkan produk, hingga melakukan evaluasi terhadap bisnis yang dijalankan,” ujarnya.
Novi Herawadi Sudibyo menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan 10 dosen pengampu yang mengajar di 16 kelas. Dari proses pembelajaran tersebut lahir 120 tenant usaha yang menampilkan berbagai inovasi bisnis mahasiswa. Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan pelaku UMKM juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Melalui interaksi langsung dengan dunia usaha, mahasiswa memperoleh pengalaman dan wawasan mengenai tantangan bisnis yang sesungguhnya.
“Melalui expo ini kami ingin membangun mental entrepreneur mahasiswa sejak dini. Mereka belajar tidak hanya dari teori, tetapi juga dari pengalaman langsung berjualan, berinteraksi dengan konsumen, dan mengembangkan strategi bisnis yang kreatif,” katanya.
EXPO Kolaborasi Mahasiswa X UMKM menjadi bukti nyata bagaimana IIB Darmajaya terus memperkuat budaya kewirausahaan di lingkungan kampus. Melalui pembelajaran berbasis praktik dan kolaborasi dengan dunia usaha, kampus berharap dapat melahirkan lebih banyak entrepreneur muda yang inovatif, kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah maupun nasional.(**)
sundalanews.com Suara Nasional Dari Lampung