Bandar Lampung (sundalanews.com) – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana memastikan hewan kurban yang akan diperdagangkan dan disembelih di wilayah Kota Bandar Lampung aman dari ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjelang Iduladha.
Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung terus melakukan pemantauan kesehatan ternak guna memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.
“Dinas Pertanian akan keliling melihat kesehatan hewan kurban. Alhamdulillah kurban bagus. Harapan semua hewan kurban baik dan siap konsumsi,” ujar Eva, Kamis (14/5/2026).
Kepala Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung Dedeh Ernawati Fauzie mengatakan upaya pencegahan PMK terus diperkuat melalui program vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan ternak di sejumlah kecamatan.
Pada tahap pertama tahun 2026, Pemerintah Kota Bandar Lampung menerima bantuan sebanyak 500 dosis vaksin PMK dari Dinas Peternakan Provinsi Lampung.
Hingga 30 April 2026, sebanyak 410 dosis vaksin telah disalurkan ke sejumlah wilayah di Bandar Lampung.
Distribusi vaksin tersebut meliputi Kecamatan Tanjung Senang sebanyak 120 dosis, Sukabumi 80 dosis, Way Halim 90 dosis, Kemiling 30 dosis, Sukarame 50 dosis, dan Rajabasa 40 dosis.
“Sisa vaksin akan tetap diberikan sampai menjelang Hari Raya Kurban,” kata Dedeh.
Ia memastikan hingga saat ini belum ditemukan hewan ternak yang terindikasi suspect PMK, baik pada sapi, kambing, maupun domba di Bandar Lampung.
Selain vaksinasi, Dinas Pertanian juga akan melakukan pemeriksaan ante mortem dan post mortem terhadap hewan kurban mulai 18 hingga 30 Mei 2026 di sejumlah lokasi pemotongan.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan hewan yang akan disembelih dalam kondisi sehat serta daging yang dibagikan kepada masyarakat memenuhi standar aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).
Dedeh juga mengimbau masyarakat untuk mengolah daging kurban hingga matang sempurna serta meminta para pelaku usaha ternak hanya memperjualbelikan hewan yang sehat.
“Kami juga mengimbau masyarakat memasak daging hingga matang dan meminta pelaku usaha maupun belantik hanya memperjualbelikan ternak yang sehat,” pungkasnya.
sundalanews.com Suara Nasional Dari Lampung