Diponis Alami Pembengkokan Tulang Dan Terancam Lumpuh,Ini Sosok Gadis Dari Padang Haluan Tidak Ada Biaya Untuk Operasi

SUNDALANEWS.COM – Dini (12) seorang anak gadis cantik yang terlahir dari pasangan Kailani (46) dan Leni Marlina (42), warga Pekon Padanghaluan, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat membutuhkan bantuan dermawan untuk biaya pengobatan penyakit yang dialaminya. Dini divonis dokter mengalami pembengkokan tulang belakang dan terancam lumpuh. 

Menurut ibunda Dini, Leni Marlina, penyakit putrinya itu diketahui dari keterangan dokter spesialis bedah tulang belakang di RS Urip Sumoharjo, Bandar Lampung.

“Dokter mengatakan anak saya harus mendapatkan penanganan segera dengan dioperasi di Jakarta. Tepatnya di RS Fatmawati,” kata dia, Minggu (05/12/2021).

Keterangan tersebut membuat Leni dan suaminya kaget. Pasalnya, mereka mengaku tidak punya biaya memadai untuk menjalani keseluruhan pengobatan tersebut.

“Kalau BPJS sih anak saya punya. Tetapi untuk biaya perjalanan, makan, minum, obat-oatan, dan lainnya yang belum ada,” jelas dia.

Belum lagi, Kailani yang berprofesi sebagai sopir di Jambi hanya punya kesempatan tiga bulan sekali untuk pulang ke rumah.

“Kami tidak punya uang,” kata dia.

Dini duduk di kelas VII di SMPN 1 Krui Selatan. Pihak keluarga pun sudah meminta sekolah agar berkenan mengurangi beban kepada Dini, terutama yang bersifat fisik, seperti saat mata pelajaran olah raga. 

“Akibat penyakit yang dialaminya, kondisi tubuh dini makin kurus,” keluh Leni.  

Leni dan keluarga mengaku tidak mengetahui penyebab dari penyakit yang diderita putrinya tersebut. Yang ia tahu, di bagian punggung Dini terdapat benjolan yang kian hari semakin membesar.

“Hanya sekitar dua bulan lalu, anak saya mengatakan punggungnya terasa pegal. Saya lihat memang tulang belakangnya terlihat bengkok,” jelas dia.

Leni mengaku hanya memiliki tabungan Rp3 juta rupiah. Itu pun sudah habis saat pemeriksaan di RS Urip Sumoharjo. 

“Biaya pengobatannya sangat mahal. Saya bingung,” kata Leni. 

Dini merupakan anak tertua dari tiga bersaudara yang semuanya perempuan.

“Saya berharap pemerintah, para dermawan, atau siapapun berkenan membantu biaya pengobatan Dini di Jakarta,” ujar Leni dengan Penuh pengharapan. (Yus/ Adi)

Bagikan Ke

About Redaksi Sundalanews

Check Also

Lampung Siap Jadi Tuan Rumah HUT REI ke-54, Dorong Ekonomi Daerah dan Promosi Pariwisata

Bandar Lampung (sundalanews.com) — Provinsi Lampung bersiap menjadi tuan rumah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *