M Yusuf Kohar Bagikan Kunci Bisnis Pariwisata Ke Mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya

PALEMBANG (Sundalanews.com) – Politeknik Negeri Sriwijaya Palembang jurusan Administrasi Negara, menggelar kuliah umum kepada para mahasiswa Program Studi Usaha Perjalanan Wisata, dilaksanakan pada Jum’at (1/7/2022) di kampus Poltek Negeri Sriwijaya di Bukit Besar, Palembang.

hadir sebagai narasumber Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Pameran dan Pariwisata (Asparapi) Provinsi Lampung. Dimoderatori oleh Dealohan Djumiarti.

Kuliah umum dibuka oleh Kepala Prodi Yulia Febrianti. Kegiatan ini diikuti puluhan mahasiswa semester IV yang didominasi kaum perempuan.

Kepala Prodi Yulian Febrianti mengatakan, kuliah umum bertujuan memberikan wawasan dan pengetahuan umum tentang dunia kepariwisataan kepada mahasiswa.

“Mudah-mudahan paparan narasumber bisa memberi nilai tambah dan ilmu pengetahuan. Bahkan menjadi motivasi untuk kerja sama berkelanjutan. Kegiatan ini kiranya bisa menjadi tempat magang bagi para mahasiswa,” kata Yulian Febrianti.

Dengan mengusung tema “Peran Industri MICE dalam Peran Pariwisata Indonesia”, narasumber M Yusuf Kohar mengatakan, kunci dunia pariwisata harus ramah dan terpelajar; selain memiliki kompetensi agar bisa bersaing di secara nasional maupun internasional.

Sebagai mahasiswa, selain belajar juga harus bisa menganalisa atau mengkaji serta menambah wawasan. Tekad ingin maju untuk punya jiwa bisnis agar jadi usahawan yang handal. Jangan cepat puas terhadap apa yang sudah dicapai. Selain itu juga harus berinovasi dan membina jaringan dengan baik.

Yusuf Kohar yang juga pernah menjabat Wakil Wali Kota Bandar Lampung ini menambahkan, bahwa dunia pariwisata harus dikembangkan dan didorong untuk mengadakan even-even atau agenda yang bisa mendatangkan orang luar dalam jumlah besar agar punya nilai tambah bagi dunia industri, usaha dan bisnis.

Jika hal ini sudah berjalan dengan baik, otomatis ekonomi bisa jalan. Perputaran uang dan barang melibatkan banyak stake holder, termasuk usaha kecil dan menengah serta jasa pariwisata seperti transportasi pemandu wisata, termasuk industri perhotelan.

Khusus untuk Sumsel, Yusuf Kohar menjelaskan, dunia pariwisata khususnya MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), telah berjalan. Namun beberapa hal perlu ditingkatkan. Di daerah ini, kata Kohar, telah banyak even nasional dan internasional berhasil dilaksanakan.

“Dunia pariwisata harus didorong dan dikembangkan dengan dukungan dan support berbagai instansi terkait. Ini penting karena tidak semua kepala daerah mengerti dan paham tentang kepariwisataan,” kata Yusuf Kohar.(*)

Bagikan Ke

About Redaksi Sundalanews

Check Also

Sinergi Pemprov, Sekolah, dan Orang Tua Kunci Sukses Sekolah Ramah Anak

Bandar Lampung (sundalanews.com) – Pemerintah Provinsi Lampung bersama TP PKK Provinsi Lampung terus memperkuat komitmen …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *