Pesisir Barat (sundalanews.com) – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat merampungkan program revitalisasi 10 Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada 2026. Peresmian hasil pembangunan dan rehabilitasi sekolah tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan, dengan dipusatkan di SMP Negeri 2 Krui, senin (4/11/2026).
Bupati Dedi Irawan mengatakan,Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sarana pendidikan sekaligus menyediakan lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi peserta didik.
Revitalisasi sekolah lanjutnya, tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan dan perbaikan bangunan fisik. Lebih dari itu, program tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk mempersiapkan generasi muda yang berkualitas.
”Revitalisasi sekolah bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi muda kita,” ujar Dedi.
Pada 2026, program revitalisasi mencakup sembilan SMP negeri dan satu SMP swasta. Pekerjaan yang dilakukan meliputi pembangunan dan rehabilitasi sejumlah fasilitas sekolah untuk menunjang proses belajar mengajar.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Barat Marnentinus mengatakan, seluruh pekerjaan revitalisasi sekolah tingkat SMP yang masuk dalam program tersebut telah diselesaikan dan diresmikan oleh bupati Dedi Irawan.
Ia berharap fasilitas yang telah dibangun dan diperbaiki dapat dimanfaatkan serta dirawat dengan baik oleh pihak sekolah.
”Mudah-mudahan program yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Marnentinus menjelaskan, saat ini Pesisir Barat memiliki 30 SMP negeri dan delapan SMP swasta. Dengan jumlah tersebut, kebutuhan peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan masih menjadi pekerjaan yang harus ditangani secara bertahap.
Menurut dia, program revitalisasi yang digulirkan pemerintah pusat telah membantu mengurangi persoalan keterbatasan sarana pendidikan. Secara keseluruhan, dari seluruh sekolah tingkat SD dan SMP yang membutuhkan rehabilitasi di Pesisir Barat, diperkirakan sekitar 20 persen telah tertangani melalui program tersebut.
Pemerintah daerah, lanjut Marnentinus, akan terus mengupayakan agar sekolah-sekolah yang membutuhkan perbaikan dapat memperoleh bantuan revitalisasi pada tahun-tahun berikutnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas program tersebut. Keberlanjutan revitalisasi dinilai penting agar pemerataan fasilitas pendidikan tidak hanya terpusat di sekolah tertentu, tetapi menjangkau seluruh wilayah.
sundalanews.com Suara Nasional Dari Lampung