Ditahan Imbang Persebaya, Bhayangkara Presisi Lampung FC Evaluasi Lini Belakang

Bandar Lampung (Sundalanews.com) – Bhayangkara Presisi Lampung berhasil meraih 1 poin pertamanya dalam laga perdana Super League musim 2026-2027. Skuad The Guardians of Saburai ditahan imbang tamunya Persebaya Surabaya, saat bertandung di Stadion Sumpah Pemuda, PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026). 

Pemain pengganti Allano Lima, tampil sebagai pahlawan penyelamat skuad asuhan Pelatih Kepala Oscar Bruzon dari kekalahan. Sundulan keras dari kepala Allano pada menit ke-59, dari umpan silang  Moussa Sidibe sukses membawa Bhayangkara FC menyamakan kedudukan. 

Tampil dihadapan ribuan pendukungnya, tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC langsung tampil menyerang dan mengancam dari awal babak pertama lewat aksi individu Matias Ocampo. Namun beberapa umpan matangnya gagal dimaksimalkan oleh pemain lain.

Petaka bagi Bhayangkara FC datang pada menit ke-12, kesalahan fatal koordinasi di lini belakang antara Nehar Sidibe dan Kevin Sibille, memaksa kiper Awan Setho maju dari sarangnya. Alhasil, striker Persebaya Yann Mabella dengan mudah melesakan bola ke gawang yang telah ditinggalkan jauh.

Tertinggal satu gol, Bhayangkara FC terus mencoba menekan.Umpan-umpan silang Moussa Sidibe dan tusukan Matias Ocampo berulang kali merepotkan pertahanan Persebaya. Solidnya pertahanan Persebaya membuat skor 1-0  menutup paruh babak pertama.

Tertinggal dibabak pertama, Oscar Bruzon langsung merombak taktik permainan. Allano Lima yang dimasukan dibabak kedua terbukti menjadi kunci permainan dan menghidupkan kreasi serangan. 

Puncaknya terjadi pada menit ke-59, berawal dari umpan silang terukur dari sisi kiri, Moussa Sidibe mengirim umpan ciamik ke Allano Lima yang memenangkan duel udara dengan bek jangkung Yuran Fernandes. Sundulan tajam tak mampu dibendung kiper Timnas Ernando Ari. Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1.

Usai kedudukan imbang, jual beli serangan kian sengit di sisa waktu pertandingan. Kiper Awan Setho tampil sigap menggagalkan peluang emas Ramadhan Sananta yang berhadapan satu lawan satu pada menit ke-68. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit setelah empat menit tambahan waktu, tak ada gol tambahan yang tercipta dan kedua tim harus puas berbagi angka.

Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Oscar Bruzon mengatakan, pihaknya mengakui kelemahan lini belakang sebagai masalah utama timnya. Hal ini usai timnya gagal meraih kemenangan di kandang sendiri, dam ditahan imbang Persebaya Surabaya 1-1. 

“Setiap bola panjang menciptakan masalah bagi pertahanan kami. Kami tidak bagus dalam awal pertandingan, terutama dalam perebutan bola kedua,” kata Oscar dalam post match press conference, Sabtu (5/9/2026).

Oscar pun melakukan penjelasan mengenai  gol yang bersarang ke gawang Awan Setho. Menurutnya, gol itu murni disebabkan oleh minimnya antisipasi komunikasi di lini belakang ketika merespons skema serangan balik cepat lawan.

“Gol yang mereka cetak merupakan situasi di antara bek tengah kami, bola panjang, kami tidak melakukan antisipasi, pemain mereka berlari, kemudian kiper keluar dari posisinya,” ucap eks juru taktik East Bengal tersebut.

Pelatih berkebangsaan Spanyol itu pun enggan menyalahkan jajaran pemainnya secara individu. Menurutnya, padunya komposisi pemain baru dalam kurun enam pekan persiapan memang membutuhkan proses adaptasi berkesinambungan.

Ia juga membandingkan catatan musim lalu di mana Bhayangkara FC rata-rata kebobolan hampir dua gol per laga. Oleh karena itu, menahan imbang tim sekelas Persebaya dengan hanya kebobolan satu gol tetap dipandang sebagai sinyal perbaikan.

“Saya mengambil tanggung jawab atas hal ini dan memahamkan bahwa kami harus meningkatkan permainan pada momen bertahan. Ini merupakan sesuatu yang bisa diapresiasi, tetapi kami harus tetap mencari solusi untuk meningkatkan kualitas pertahanan,” jelas Oscar.

Bagikan Ke

About Redaksi Sundalanews

Check Also

Warga Bandar Lampung Diimbau Waspada Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BANDAR LAMPUNG (sundalanews.com) — Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *