BURU, MALUKU (SUNDALANEWS.COM) – Pembangunan infrastruktur jalan di Negeri Kayeli Kecamatan Kayeli Kabupaten Buru terus berjalan sebagai bagian dari mendukung progam pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Jalan yang dibangun ini diharapkan dapat memperlancar akses transportasi, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perikanan, serta membuka keterisolasian wilayah.
Namun demikian, di tengah proses pembangunan, muncul aksi-aksi demonstrasi yang dinilai tidak memahami substansi dan tujuan pembangunan tersebut. Sejumlah tokoh masyarakat menegaskan bahwa kritik dan aspirasi adalah hak warga negara, tetapi harus disampaikan secara bijak, beretika, dan berdasarkan data yang benar, bukan sekadar ikut-ikutan atau diprovokasi kepentingan tertentu.
โPembangunan jalan ini untuk kepentingan masyarakat Kayeli sendiri. Ketika akses jalan baik, ekonomi rakyat akan bergerak.
Petani, nelayan, dan pedagang kecil akan merasakan dampaknya secara langsung,โ ujar salah satu tokoh adat Kayeli Onyong Wael.
Jalan yang terbangun nantinya dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak sekolah, pelaku usaha kecil, hingga masyarakat yang membutuhkan akses cepat ke pusat layanan kesehatan dan pemerintahan. Infrastruktur yang memadai menjadi fondasi utama dalam mendorong kemajuan suatu daerah.
Pembangunan jalan yang dibangun oleh PT Harmoni Alam Manise (HAM) merupakan suatu
keberuntungan besar bagi kita masyarakat Keyeli yang selama bertahun-tahun telah merasakan penderitaan jalan dan akhirnya kesabaran itu berbuah manis bagi kita semua.”ungkapnya.
Dengan adanya pembangunan jalan di Negeri Kayeli, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat semakin meningkat bahwa pembangunan adalah investasi jangka panjang untuk masa depan bersama.
Jangan asal demo, mari jaga stabilitas dan dukung pembangunan demi peningkatan ekonomi rakyat dan kesejahteraan generasi mendatang, “tutupnya.(KL25)
sundalanews.com Suara Nasional Dari Lampung