Ketua DPC LSM Trinusa Amirrudin dan Rekan Lakukan Crosscheck Pekerjaan Rehabilitasi Jembatan di Way Khilau

Pesawaran (sundalanews.com) — Upaya memastikan transparansi serta kualitas pembangunan kembali dilakukan oleh para pemerhati kebijakan publik di Kabupaten Pesawaran. Ketua DPC LSM Trinusa, Amirrudin, bersama rekan-rekan lembaga turun langsung ke lapangan untuk melakukan crosscheck pekerjaan rehabilitasi jembatan pada ruas Kedondong – Pardasuka, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran.

Kegiatan pengecekan ini dilakukan menyusul pemasangan papan informasi proyek oleh Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung yang menampilkan data lengkap terkait kontrak, masa pengerjaan, serta nilai anggaran. Proyek rehabilitasi jembatan dengan nilai Rp788.141.000 itu memiliki masa kontrak 90 hari kalender, terhitung sejak 28 Agustus 2025 hingga 20 November 2025, dan dikerjakan oleh CV. Dwi Baskoro sebagai penyedia jasa serta CV. Madifa Persada sebagai konsultan pengawas.

Amirrudin menegaskan bahwa kunjungan lapangan ini merupakan bagian dari fungsi lembaga dalam mengawal penggunaan anggaran pemerintah agar tepat mutu dan tepat sasaran. Ia menyebutkan, setiap pembangunan fisik yang dibiayai APBD maupun APBN wajib diawasi secara objektif guna memastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam dokumen kontrak.

Dalam pengecekan tersebut, tim melakukan verifikasi di sejumlah titik pekerjaan, mencakup kondisi struktur jembatan, jenis material yang digunakan, hingga metode pelaksanaan di lapangan. Amirrudin menekankan bahwa langkah ini dilakukan secara profesional dan independen, tanpa maksud mengintervensi teknis pekerjaan yang menjadi kewenangan penyedia jasa dan konsultan pengawas.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa hasil monitoring awal menunjukkan pekerjaan diduga sedang dilaksanakan sesuai spek yang tercantum. Meski demikian, ia menegaskan bahwa penilaian akhir mengenai kesesuaian teknis tetap menjadi ranah konsultan pengawas dan instansi BMBK Provinsi Lampung selaku pemilik kegiatan.

Amirrudin juga mengingatkan bahwa setiap proyek infrastruktur harus mengedepankan kualitas agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang. Ia mendorong penyedia jasa untuk bekerja secara maksimal dan sesuai ketentuan sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari, baik dari segi ketahanan konstruksi maupun akuntabilitas anggaran.

Tak lupa, ia mengapresiasi keterbukaan informasi pada papan proyek yang memuat detail pekerjaan, nilai anggaran, serta pihak pelaksana. Menurutnya, transparansi tersebut merupakan pintu awal kontrol publik untuk memastikan bahwa pembangunan berjalan sesuai rencana.

Dengan adanya monitoring ini, Amirrudin berharap seluruh stakeholder dapat terus bersinergi demi menciptakan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan akuntabel. Ia menegaskan bahwa lembaga yang ia pimpin akan terus berkomitmen melakukan pengawasan sosial agar setiap proyek pemerintah, khususnya di Kabupaten Pesawaran, benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Bagikan Ke

About Redaksi Sundalanews

Check Also

Korem 043/Garuda Hitam dan Persit KCK Gelar Olahraga Bersama di Makorem

Bandar Lampung (sundalanews.com) — Korem 043/Garuda Hitam bersama Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 043 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *