Harumkan Lampung, Gavriel Sabet Satu-satunya Medali Emas Indonesia di Kejuaraan Wushu Asean School Games

Bandar Lampung (Sundalanews.com) – Atlet wushu Lampung Gavriel Bryan Wijaya, kembali membuat bangga nama Indonesia di kancah internasional. Gavriel menyumbangkan satu medali Emas pada ajang Asean School Games (ASG), yang digelar di Brunei Darussalam, 26 November 2025 lalu.

Tampil di nomor Boys Chuji Changquan dan Daoshu, Gavriel berhasil mencatatkan namanya dengan nilai tertinggi yaitu 8.776 poin di nomor Changquan, dan 8.766 poin di nomor Daoshu. 

Dengan total poin tersebut, atlet binaan Xiao Yao Lampung ini berhak menempati posisi teratas. Ia mengungguli pesaingnya dari Malaysia, Bryan Hao Quan, yang harus puas di posisi kedua dengan medali perak. Lalu Sitthikon Laohang asal Thailand meraih medali perunggu.

Putra kedua pasangan Handy Wijaya dan Yunita Sari ini berhasil membawa pulang satu-satunya medali emas untuk kontingen Indonesia. Secara tim, Indonesia meraih 1 medali emas dan 6 medali perak dari 10 nomor pertandingan. Pencapaian ini sebenarnya luar biasa bagi tim Indonesia, karena 7 atletnya meraih medali pada zona atas.

Ketua Pengurus Provinsi Wushu Indonesia (Pengprov WI) Lampung Indra Halim, mengaku bangga dan berterima kasih atas pencapaian serta perjuangan Gavriel. “Selamat atas prestasi gemilangmu, Gavriel! Meraih medali emas dalam pertandingan Wushu, Asean School Games 2025 di Brunei Darussalam bukanlah hal yang mudah,” katanya.

“Itu adalah bukti dari kerja kerasmu, disiplin yang tak tergoyahkan. Serta keberanianmu untuk terus melangkah maju meski menghadapi tantangan besar,” tambah Abun sapaan akrabnya.

Abun menjelaskan, prestasi yang diraih Gavriel ini bukan hanya kebanggaan untuk diri sendiri, tetapi juga menginspirasi banyak orang. Dan justru ini membawa nama baik bangsa dan negara. 

“Saya berpesan tetaplah rendah hati, tetap fokus, dan jadikan kemenangan ini sebagai pijakan untuk meraih mimpi yang lebih tinggi lagi. Teruslah berlatih dengan hati yang kuat dan semangat yang menyala,” jelas Abun.

Abun mengungkapkan, ke depan Wushu Lampung akn terus berkomitmen untuk membina atlet muda khususnya di daerah Lampung. Dengan program memperbanyak latihan dan pertandingan, untuk meningkatkan jam terbang anak-anak muda Lampung di kancah nasional dan internasional.

“Setiap tetes keringatmu adalah langkah menuju masa depan yang lebih gemilang. Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada Gavriel. Maju terus, jadilah kebanggaan keluarga, Lampung, dan negara Indonesia,” tutup Abun.

Sementara pelatih wushu Indonesia Ardyan Mahaddi Sugianto mengatakan, rasa bangga atas capaian anak didiknya. Ia berharap prestasi ini dapat menjadi pijakan bagi Gavriel untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Lampung di berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.

Prestasi ini bukan yang pertama bagi Gavriel. Sebelumnya, ia juga sukses menyumbang dua medali emas untuk Indonesia pada Asian Junior Wushu Championships di Jiangyin, Tiongkok. Gavriel sendiri dididik serta dan berlatih sejak dini dalam kawasan Rumah ibadah Suci Mulia Bandar Lampung. 

Sejumlah pengurus Keluarga Besar Rumah Ibadah Suci Mulia mengapresiasi dan bangga terhadap Gavriel, seperti yang di ungkapkan Ketua Rumah ibadah suci mulia Edi Siung. Rasa bangga kami tak terbendung,rumah suci kami mampu mencetak Generasi Penerus yang penuh Prestasi hingga jenjang Internasional,” ucapnya.

Menyambut keberhasilan Gavriel ini, Waketum II Bidang Binpres dan Sport Science KONI Provinsi Lampung Riagus Ria, menyambut baik dan bangga atlet masa depan Lampung ini di kancah Asean.

“Alhamdulillah peran kita semua berjalan baik. Semua bergerak menyiapkan atlet muda dan berbakat. KONI Provinsi Lampung mengapresiasi pencapaian Ananda kita Gavriel di kancah pelajar Asia Tenggara. Ini membuktikan bahwa Lampung memiliki banyak potensi muda masa depan,” kata Agus.

KONI Lampung, sambung dia, akan selalu memantau dan terus berkomitmen turut membangun prestasi bersama cabang olahraga di Lampung.  Apalagi dalam persiapan atlet menyambut Lampung-Banten sebagai tuan rumah PON tahun 2032.(*)

Bagikan Ke

About Redaksi Sundalanews

Check Also

Prodi Sains Data IIB Darmajaya x Itera Siap Tumbuh Bersama

BANDAR LAMPUNG (sundalanews.com) – Program Studi Sains Data Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya melakukan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *