Farah Nuriza Amelia Sosialisasi Penurunan Stunting Di Desa Bandar Dalam Sidomulyo

Lampung Selatan (sundalanews.com) – Atraktif dan ceria begitu gambaran suasana sosialisasi nomor urut 10 DPD RI, yang mana didampingi tim sukses dan dalam pengawasan aparat kepolisian juga panwas yang memonitor acara tersebut.

Farah Nuriza Amelia, SH Calon Anggota DPD RI nomor urut 10 dapil Lampung atau yang familiar disebut mba Farah dalam kesempatannya kali ini di masa kampanye ini turun dan bertegur sapa dengan masyarakat di Desa Bandar Dalam – Kabupaten Lampung Selatan. Pada kesempatan ini mba Farah memperkenalkan diri dan bercerita mengenai maksud dan tujuannya untuk ikut dikonstalasi politik di tahun 2024 ini dimana yang bersangkutan berjanji akan membantu dan memperjuangkan aspirasi masyarakat di bidang pertanian maupun insfratruktur.

Adapun dalam kesempatan ini beberapa relawan dan komunitas millenial turut membantu mensosialisasikan Calon DPD nomor urut 10 ini, karena mba Farah sekarang ini masuk dalam struktur kepengurusan KNPI Provinsi Lampung sebagai Wakil Ketua Bidang Anak Terlantar, Lampung Selatan merupakan daerah yang luas wilayah maupun penduduknya besar sehingga merupakan salah satu daerah konsentrasi yang digarap serius oleh mba Farah.

Dikarenakan audiens yang hadir dalam pertemuan terbatas ini hampir semuanya ibu-ibu, mba Farah berkesempatan berbicara mengenai stunting dalam paparannya. Mba Farah juga menjelaskan saat ini pemerintah menargetkan angka prevalensi stunting turun menjadi 14% di tahun 2024. Data Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 menunjukan angka stunting secara nasional sudah mengalami penurunan sebesar 2,8% dari 24,4% pada 2021 menjadi 21,6% pada 2022. Namun, angka tersebut masih di atas standar yang ditoleransi Badan Kesehatan Dunia (WHO) yaitu di bawah 20%, serta masih jauh dari target pemerintah yakni 14% pada 2024. “Tentu saja dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama, kita harus bekerja keras untuk menurunkan angka prevalensi stunting tersebut,” jelasnya.

Menurut mba Farah, generasi muda menjadi salah satu target utama dalam kampanye pencegahan stunting di Indonesia. Karena itu, pemerintah saat ini terus mengamplifikasi pesan kunci cegah stunting melalui ajakan, sosialisasi, dan edukasi kepada target khalayak muda seperti remaja perempuan, mahasiswa, dan calon pengantin khususnya di kabupaten/kota dengan angka stunting yang masih tinggi, berdasarkan hasil survey status gizi Indonesia tahun 2022 dikabupaten Lampung Selatan sangat luar biasa yang mana penurunan angka 6,4 persen ini adalah salah satu buktinya jelas Farah, saat menutup pembicaraan. (Rls)

Bagikan Ke

About Redaksi Sundalanews

Check Also

Sinergi Pemprov, Sekolah, dan Orang Tua Kunci Sukses Sekolah Ramah Anak

Bandar Lampung (sundalanews.com) – Pemerintah Provinsi Lampung bersama TP PKK Provinsi Lampung terus memperkuat komitmen …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *