Pesisir Barat (sundalanews.com) – Malam itu Mahasiswa kkn Unila bersama Peratin, aparat Pekon, Lembaga Himpunan Pemekonan, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda dan Masyarakat berkumpul di balai pekon Padang haluan, Kecamatan Krui Selatan.
Suasana malam yang dingin karna hujan gerimis mengguyur pekon padang haluan.
Wajah yang lesu nampak terlihat jelas diwajah anak-anak kkn unila yang duduk didepan masyarakat, seolah tidak percaya sudah sampai waktunya Perpisahan.
Ardi Fajri Hafizh sebagai kordinator mahasaiswa terlihat tertunduk lesu dalam memberikan sambutan, hanya sesekali mengangkat kepala melihat masyarakat yang ada didepannya.
Takbanyak kata yang keluar dari mulutnya, berulangkali Ia mengucapkan “jangan lupakan kami” .
Matanya berkaca-kaca menahan kesedihan, hanya mengucapkan permohonan ma’af dan ucapan terimakasih kepada masyarakat yang sudah menggap mereka sebagai keluarga dengan terbata-bata.
Sementara itu Peratin Pekon Padang Haluan Yurman terbawa suasana terlihat takmampu menyembunyikan kesedihannya, dalam dalam sambutannya, Ia berpesan,”jangan lupakan pekon Padang Haluan”
Tak banyak kata- kata yang terucap dari yurman, halini tidak seperti biasanya dalam menyampaikan sambutan.
Hanya ucapan pemohonan ma’af mungkin ada kesalahan dan kekeliruan warganya dalam bersama-sama selama satu bulan ini, dan juga mengucapkan terimakasih atas ilmunya yang telah diberikan kepada warganya.
” kami hanya bisa berdoa semoga adek-adek selamat hingga berkumpul dengan keluarganya dan apa yang dicita- citakan dapat terwujut,” kata Yurman menutup sambutanya, Jumat (10/02/23).
Mungkin peribahasa ini yang dapat menguatkan kita ketika datang waktunya perpisahan “setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan”. (Yus/Adi)
sundalanews.com Suara Nasional Dari Lampung