Pesisir Barat (sundalanews.com) – Wakil Bupati Pesisir Barat A. Zulqoini Syarif, S.H , selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Menghadiri Desiminasi Hasil Informasi Audit Kasus Stunting Tahap II Kabupaten Pesisir Barat Yang bertempat di Aula Rusun ASN Pekon Way Redak Kecamatan Pesisir Tengah, Kamis (1/12/2022).
Audit kasus stunting merupakan salah satu kegiatan prioritas sebagaimana dimaksud dalam peraturan badan kependudukan dan keluarga berencana nasional nomor 12 tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Percepatan penurunan angka stunting indonesia tahun 2021-2024.
A. Zulqoini Syarif mengataka, persoalan stunting telah menjadi agenda pembangunan nasional, kabupaten pesisir barat menjadi salah satu kabupaten prioritas, dari 514 Kabupaten/kota di Indonesia.
“Stunting tidak hanya mengenai pertumbuhan anak yang terhambat, namun juga berkaitan dengan perkembangan otak yang kurang maksimal,” kata Zulqoini.
Lanjutnya, hal ini menyebabkan kemampuan mental dan belajar yang di bawah rata- rata dan bisa berakibat pada prestasi sekolah yang buruk.
Ia juga menjelaskan, audit kasus stunting adalah kegiatan untuk mencari penyebab terjadinya kasus stunting sebagai upaya pencegahan terjadinya kasus serupa.
Audit kasus stunting dilaksanakan dalam bentuk pertemuan oleh tim percepatan penurunan stunting (tpps) kabupaten/kota berdasarkan laporan dari TPPS Kecamatan/TPPS Desa.
Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) adalah organisasi percepatan penurunan stunting yang bertugas mengoordinasikan, mensinergikan dan mengevaluasi penyelenggaraan percepatan penurunan stunting.
TPPS menjadi forum pelaksana aksi konvergensi lintas sektor yg bertugas melaksanakan konvergensi, koordinasi dan konsolidasi program Pusat, Daerah dan Desa serta peran serta pemangku kepentingan.
“Dengan dilaksanakan Audit Kasus Stunting ini saya berharap bisa menjadi acuan penanganan dan pencegahan yang tepat untuk mencapai target Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Pesisir Barat, yang disepakati bersama ketika pelaksanaan rembuk Stunting untuk menjadi zero pada tahun 2024,” Pungkasnya. (Adi/Yus)
sundalanews.com Suara Nasional Dari Lampung