Bandarlampung (sundalanews.com) — Pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), di pasar tradisional sejumlah bahan kebutuhan pokok juga mengalami kenaikan harga.
Atas dasar itu, Pemerintah Kota (pemkot) Bandarlampung akan menggelar pasar murah di 20 kecamatan mulai pekan depan.
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana mengatakan, untuk pekan depan pihaknya akan memulai dengan 10 titik terlebih dahulu, apabila ini dinilai sukses maka akan dilanjutkan seterusnya secara bergantian di seluruh kecamatan.
“Insyallah, kalau di tingkat kecamatan sudah selesai, maka akan keliling di 126 Kelurahan. Mudah-mudahan ini bisa berjalan lancar,” ujarnya Jumat (9/9/2022).
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandarlampung Wilson Faisol mengatakan, pihaknya bersama tim pengendalian inflasi daerah sudah menggelar rapat membahas adanya kenaikan harga ini.
Ia mengungkapkan, harapan wali kota pasar murah ini dilaksanakan di 10 titik setiap Minggu.
“Nah ini kita lagi bahas, lagi persiapan dan telah menyusun formulanya bersama pak Sekda dan Asisten,” ujarnya.
Perihal harga, pihaknya akan bekerjasama dengan pihak distributor dan Bulog, apakah akan disubsidi atau tidak masih dibahas, yang pasti harganya akan berada di bawah harga pasar.
Namun, untuk harga pasti akan meminta para distributor untuk mengurangi harga, minimal harga barang selisihnya 3 Ribu hingga 5 ribu rupiah dari harga pasar.
“Kita siapkan 9 bahan pokok, insyallah harganya murah, namanya juga pasar murah,” tandasnya. (ES)
sundalanews.com Suara Nasional Dari Lampung