BURU (SUNDALANEWS.COM) – Sejumlah LSM dan Mahasiswa mendatangi Polres Pulau Buru, mereka menuntut agar pelaku pembunuhan terhadap Made Nurlatu dapat diproses secepatnya.
Ketua LSM Parlamen Jalanan Kabupaten Buru Ruslan Soamole saat di wawancarai menyatakan aksi demontrasi yang dilakukan pada hari ini di depan Polres Buru adalah murni merupakan panggilan kemanusiaan. Untuk itu kepada Kapolda Maluku ia meminta segerah melakukan sidang kode etik, serta pidana umum dengan menghukum mati atau penjarakan seumur hidup AB sesuai dengan pasal yang ditentukan.
Selain itu, ia juga meminta kepada Polres Pulau Buru untuk segerah menangkap Toni Batu Wael atas dugaan sebagai aktor dibalik peristiwa pembunuhan sodara Made Nurlatu. Menurutnya peristiwa penembakan yang terjadi pada Sabtu 29 Januari 2022 kemarin di kawasan tambang gunung botak lantaran tembak ralut yang dimiliki oleh Toni Batu Wael sehingga terjadi cecok mulut antara AB dengan Warga.
Ruslan berharap dengan kejadian tersebut pihak Polri dapat memberikan santunan kepada istri dan keluarga korban.
Dikesempatan yang sama, Ruslan memberikan apresiasi kepada Kapolres Buru atas tindakan cepat dalam menangani konflik yang terjadi di Desa Wamsait. Sehingga Kapolres juga dapat bertemu lansung dengan seluruh pemangku toko adat. Kedatangan Kapolres juga disambut baik oleh warga adat setempat.”Tuturnya.
Sofyan M.
sundalanews.com Suara Nasional Dari Lampung