Hj. Sandy : Dokter RSD Ryacudu Harus Standby Pada Jam Kerja dan Melayani Pasien Dengan Baik

SUNDALANEWS.COM – Kucuran dana hingga miliaran rupiah oleh Pemkab Lampura guna menunjang operasional RSD HM Ryacudu jadi perhatian khusus Anggota DPRD Kabupaten Lampura dari fraksi partai Gerindra, Hj. Sandy Juwita, yang juga menjabat sebagai Ketua Srikandi Pemuda Pancasila Lampung Utara, khususnya terhadap kinerja para dokter disana.

Dengan telah dimulai penyelesaian tunggakan remunerasi tenaga medis rumah sakit secara bertahap, diminta agar para dokter spesialis yang ada untuk tetap standby di rumah sakit pada jam kerja ASN agar pasien dapat terlayani dengan baik.

“Insentif gaji mereka sudah berangsur-angsur diselesaikan, jadi tolong, jangan pas jam kerja malah buka praktek pribadi diluar. Walaupun melayani pasien dengan BPJS ditempat dia buka praktek. Tidak dibenarkan itu,” kata Sandy Juwita, Jumat, (31/12).

Ia mewanti-wanti, jangan sampai mendengar pasien disana mengeluhkan pelayanan rumah sakit. Karena, baik Pemkab, maupun pihak legislatif khususnya badan anggaran sudah memprioritaskan bantuan alokasi anggaran ke rumah sakit plat merah milik Pemkab Lampura. Walaupun pada hakekatnya, rumah sakit tersebut saat ini sudah memiliki manajemen mandiri yaitu BLUD yang seyogyanya dipandang tidak begitu perlu dibantu dalam masalah keuangan, namun Pemkab dan DPRD Lampura masih berbaik hati untuk membantu menyelesaikan permasalahan disana. Dengan harapan kinerja pihak rumah sakit dapat meningkat, bukan malah menimbulkan permasalahan baru.

“Apa yang menjadi pokok permasalahan disana pelan-pelan sudah terselesaikan, jadi jangan sampai kami mendengar lagi keluhan masyarakat tentang pelayanan pihak rumah sakit saat berobat disana,” tegas Sandy Juwita.

Selama ini, menurut wanita yang kesehariannya selalu mengenakan hijab, isu kelangkaan obat-obatan dan pelayanan rumah sakit menjadi salah satu faktor sebagian calon pasien banyak yang tidak mau menggunakan fasilitas kesehatan milik Pemkab setempat.

“Kita mau merubah stigma rumah sakit milik Pemkab ini agar kedepannya bisa kembali membaik, kita timbulkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit ini. Jadi tolong kerjasamanya, jangan kami sudah mati-matian mengangkat citra positif rumah sakit, malah ternodai oleh segelintir oknum disana. Khusus untuk stok obat-obatan, yang sebelumnya sering kosong stoknya, sekarang sudah tersedia cukup stoknya, Alhamdulillah masalah obat-obatan sudah diselesaikan,” imbuhnya.

Secara pribadi, Sandy Juwita sangat mengapresiasi atas langkah yang diambil Pemkab Lampura khususnya Bupati yang telah terketuk hatinya untuk membantu menyelesaikan masalah keuangan rumah sakit. Permasalahan yang sempat mencuat ke publik dan mendapat sorotan dari elemen masyarakat beberapa bulan lalu, kini dijawab tuntas oleh Bupati Lampura melalui suntikan dana segar untuk manajemen rumah sakit yang angkanya mencapai miliaran rupiah.

“Secara pribadi dan lembaga, saya sangat mengapresiasi atas langkah yang diambil Bupati Lampura. Jadi, tolong dimanfaatkan sebaik-baiknya apa yang menjadi kebijakan Pemkab ini. Ayo kita sama-sama membangun kembali citra positif rumah sakit yang menjadi kebanggaan masyarakat yang ada di Kabupaten Lampura,” tandasnya. (*)

Bagikan Ke

About Redaksi Sundalanews

Check Also

Dukung Estafet Kepemimpinan BGN, Bupati Radityo Egi Optimistis Program MBG Makin Akseleratif

Kalianda (sundalanews.com) – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah taktis …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *