Lampung Utara (sundalanews.com) – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (kesbangpol) Kabupaten Lampung Utara (lampura) menggelar kegiatan sosialisasi ideologi pancasila yang dilaksanakan di Kecamatan Abung Tinggi, Abung Surakarta, Muara Sungkai dan Kotabumi Selatan. Rabu (4/11/2026).
Dalam kegiatan yang ditujukan kepada masyarakat khususnya para pelajar menengah atas sebagai peserta, pihak pelaksana menghadirkan narasumber dari DPRD Kabupaten Lampung Utara, Kejaksaan Negeri Lampung Utara, Polres Lampung Utara, dan Kodim 0412 Lampung Utara serta Kepala Badan Kesbangpol Lampung Utara.
Pada kesempatan pembukaan acara itu Bupati Lampung Utara Ir Hamartoni Ahadis menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para narasumber dari DPRD Kabupaten Lampung Utara, Kejaksaan Negeri Lampung Utara, Polres Lampung Utara, serta Kodim 0412 Lampung Utara, yang telah berkenan meluangkan waktu dan berbagi pengetahuan, pengalaman, serta wawasan kepada para peserta.
Kehadiran dan kontribusi Bapak Ibu merupakan wujud nyata kepedulian dan sinergi bersama dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila, memperkuat wawasan kebangsaan, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki semangat cinta tanah air.
“Kegiatan Sosialisasi Ideologi Pancasila ini merupakan langkah penting dalam memperkuat pemahaman kebangsaan, menanamkan rasa cinta tanah air, serta membangun kesadaran generasi muda untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945” Tutur bupati.
Kehadiran dari para narasumber tentu akan dapat memberikan wawasan yang luas kepada para peserta, tidak hanya mengenai Pancasila sebagai ideologi negara, tetapi juga tentang pentingnya kesadaran hukum, kedisiplinan, tanggung jawab, persatuan, dan semangat bela negara.
Anak-anakku, para pelajar SLTA yang saya banggakan, Pancasila bukan sekadar lima sila yang dihafalkan di bangku sekolah saja. Pancasila adalah jiwa bangsa, fondasi kehidupan bernegara, sekaligus kompas moral yang menuntun arah perjalanan Indonesia di tengah perubahan zaman.
Di dalam Pancasila terkandung nilai-nilai luhur tentang ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan. Nilai-nilai inilah yang telah menyatukan bangsa Indonesia, sebuah bangsa yang begitu kaya akan perbedaan suku, agama, budaya, bahasa, dan adat istiadat, namun tetap berdiri teguh dalam satu ikatan kebangsaan.
Kita harus menyadari bahwa Indonesia tidak dibangun karena kita memiliki kesamaan dalam segala hal, tetapi karena para pendiri bangsa memiliki kesadaran yang luar biasa bahwa perbedaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekayaan yang harus dirawat bersama.
Oleh karena itu, menjaga Pancasila bukan hanya tugas pemerintah, bukan pula semata-mata tanggung jawab para tokoh bangsa, melainkan kewajiban kita semua, seluruh warga negara, tanpa terkecuali bagi para pelajar yang merupakan generasi penerus bangsa.
Kalian adalah generasi yang akan menentukan seperti apa wajah Indonesia dan Lampung Utara pada masa yang akan datang. Di pundak kalianlah harapan besar bangsa ini dititipkan. Kalian hidup di tengah zaman yang bergerak begitu cepat.
Kemajuan teknologi informasi membuka begitu banyak peluang, tetapi pada saat yang sama juga menghadirkan berbagai tantangan. Arus informasi yang begitu deras, pengaruh budaya luar, penyebaran berita bohong, ujaran kebencian, perundungan, intoleransi, hingga penyalahgunaan narkoba merupakan persoalan yang harus kita hadapi bersama.
Dalam situasi seperti ini, Pancasila harus menjadi pegangan dan penyaring bagi setiap langkah kita. Jangan sampai kemajuan teknologi justru menjauhkan kita dari nilai-nilai kemanusiaan. Jangan sampai perbedaan pendapat melahirkan permusuhan, dan jangan sampai kebebasan berekspresi membuat kita kehilangan kesantunan.
Saya ingin mengingatkan bahwa menjadi generasi muda yang hebat bukan hanya tentang memiliki kecerdasan akademik, meraih prestasi, atau menguasai teknologi. Lebih dari itu, generasi yang hebat adalah generasi yang memiliki karakter, menjunjung tinggi kejujuran, menghormati orang lain, mencintai tanah air, serta mampu menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Karena itu, jadilah pelajar yang tidak hanya cerdas dalam berpikir, tetapi juga bijaksana dalam bersikap.
Tidak hanya berani menyampaikan pendapat, tetapi juga santun dalam bertutur kata. Tidak hanya bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia, tetapi juga mampu membuktikan kecintaan itu melalui tindakan nyata. Ingatlah, Pancasila tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan. Sila Ketuhanan kita amalkan dengan menghormati keyakinan orang lain. Sila Kemanusiaan kita hadirkan melalui sikap saling menghargai dan membantu sesama.
Sila Persatuan kita rawat dengan menjauhi permusuhan dan perpecahan. Sila Kerakyatan kita praktikkan melalui musyawarah dan sikap demokratis. Sementara sila Keadilan Sosial kita wujudkan dengan kepedulian, kesetaraan, dan semangat berbagi.
“Mari kita jadikan Pancasila sebagai napas dalam kehidupan bermasyarakat, sebagai perekat dalam keberagaman, dan sebagai landasan dalam setiap langkah pembangunan. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, dan keberkahan kepada kita semua dalam menjaga keutuhan bangsa serta membangun Kabupaten Lampung Utara yang kita cintai, ” Tutup Bupati Lampura Ir Hamartoni Ahadis.
sundalanews.com Suara Nasional Dari Lampung