Bandar Lampung (Sundalanews.com) – Bhayangkara Presisi Lampung FC telah siap menghadapi Arema FC, dalam lanjutan kompetisi Super League pekan ke-4, saat bertandang ke Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (10/10/2026).
Pelatih kepala Bhayangkara Presisi Lampung FC, Oscar Bruzon mengaku timnya telah siap dan mematangkan skema transisi bertahan jelang lawan Arema FC. Menurut Oscar, selama libur kompetisi tim melakukan persiapan lebih panjang untuk mengevaluasi tom.
“Saya lihat dalam tim masih menyisakan banyak ruang pembenahan. Efektifitas barisan serang kita saat ini sudah sejajar dengan tim papan atas. Tapi, saya lihat efisiensi pertahanan masih menjadi pekerjaan rumah yang serius,” kata Oscar, dalam pre-match press conference, Jumat (9/10/2026).
Pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut menjelaskan, melihat beberapa data pertandingan, pertahanan timnya sering bermain baik dan sering tidak membiarkan lawan menciptakan banyak peluang.
“Masalah yang terjadi, tim lawan sering memanfaatkan sedikit peluang dan menghukum kami. Ini bukan cuma soal lini belakang, melainkan bagaimana memahami momen bertahan, menjaga rapatnya formasi, hingga counter-pressing saat kehilangan bola,” jelasnya.
Eks juru taktik East Bengal India tersebut mengungkapkan, menghadapi Arema FC yang akan tampil dihadapan pendukungnya sendiri. Ia mewaspadai beberapa transisi serangan kilat, serta tekanan tinggi di menit-menit awal.
“Kita mewaspadai beberapa hal, terutama pergerakan agresif bek sayap lawan. Arema FC sering memanfaatkan overlap di sisi kanan dengan sangat baik. Lini tengah mereka juga punya mobilitas tinggi,” ungkap Oscar.
Oscar menambahkan,ancaman bola mati (set piece) dari Arema FC menjadi menu utama analisis video tim pelatih. Keberadaan penendang akurat dan kebiasaan tim lawan menumpuk pemain berpostur tinggi di area tiang gawang, dinilai menuntut konsentrasi penuh sepanjang 90 menit.
Bruzon mengaku telah menyiapkan penyesuaian strategi. Tanpa striker murni, pergerakan dinamis Arema FC dinilai kerap memancing bek keluar dari posisinya. Sebaliknya, kehadiran ujung tombak klasik diprediksi bakal menggeser fokus serangan lawan ke umpan-umpan silang dari sektor sayap.
“Setiap laga menuntut pendekatan berbeda. Menghadapi Arema FC di kandangnya jelas berat. Tapi kami datang dengan rencana matang untuk memburu poin penuh,” tutup Oscar.
sundalanews.com Suara Nasional Dari Lampung