Dekan Filkom IIB Darmajaya Motivasi Calon Bidan Akademi Kebidanan Prestasi Agung Bangun Karakter Profesional dan Berhati Mulia

TULANG BAWANG (sundalanews.com) Memasuki dunia perguruan tinggi menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru untuk membangun karakter, pola pikir, serta kesiapan menghadapi tantangan akademik dan profesional. Hal tersebut menjadi perhatian dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Akademi Kebidanan Prestasi Agung, Tulang Bawang pada Jumat, (21/8/26).


Dalam kegiatan tersebut, Dekan Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Dr. Chairani, S.Kom., M.Eng., hadir sebagai narasumber untuk memberikan motivasi kepada sekitar 70–80 mahasiswa baru Program Studi D3 Kebidanan. Hadir juga Direktur Akademi Kebidanan Prestasi Agung Dr. Ferly Oktriyedi, S.Kep., Ners., SKM., M.Kes. bersama jajarannya.


Mengangkat tema “Membangun Generasi Bidan Profesional, Berhati Mulia, dan Berprestasi Demi Pelayanan yang Berkualitas”, Dr. Chairani memberikan perspektif lintas disiplin mengenai pentingnya membangun karakter mahasiswa sejak awal memasuki dunia perguruan tinggi.
Menurutnya, mahasiswa baru perlu menyadari bahwa terdapat perubahan besar dari kehidupan sebagai siswa menuju mahasiswa. Perubahan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pola belajar, tetapi juga menyangkut kemandirian, tanggung jawab, integritas, serta kemampuan mengembangkan potensi diri.


“Ketika memasuki perguruan tinggi, mahasiswa harus mulai membangun pola pikir sebagai pribadi yang mandiri. Jangan hanya berorientasi pada nilai akademik, tetapi juga bagaimana menghasilkan karya, memiliki integritas, dan memberikan manfaat bagi orang lain,” ujar Chairani.


Ia menekankan bahwa profesi bidan memiliki tanggung jawab besar karena berhubungan langsung dengan pelayanan kesehatan dan kehidupan manusia. Karena itu, kompetensi akademik dan keterampilan praktik harus berjalan beriringan dengan empati, etika, ketulusan, dan kepedulian terhadap pasien.


“Menjadi tenaga kesehatan bukan hanya tentang kemampuan teknis. Ada hati yang harus dilibatkan. Empati, etika, komunikasi, dan ketulusan menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan yang berkualitas,” jelasnya.


Chairani juga mengajak mahasiswa baru untuk memiliki mental pemenang dalam menjalani proses pendidikan. Menurutnya, perjalanan menjadi tenaga kesehatan profesional tidak selalu mudah. Mahasiswa akan menghadapi berbagai tantangan akademik, praktik, maupun proses adaptasi dengan lingkungan baru.
Untuk itu, mahasiswa perlu memiliki kemampuan resiliensi, yakni kemampuan untuk bertahan, beradaptasi, dan bangkit ketika menghadapi tekanan maupun kegagalan.


“Jangan takut ketika menghadapi kesulitan. Tekanan dalam proses pendidikan justru dapat menjadi bagian dari pembentukan diri. Yang penting adalah bagaimana kita belajar dari setiap proses, bangkit ketika gagal, dan terus berkembang,” tuturnya.


Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak membandingkan perjalanan mereka dengan orang lain. Setiap individu memiliki proses dan kecepatan perkembangan yang berbeda. Hal terpenting adalah konsisten meningkatkan kemampuan dan berani keluar dari zona nyaman.


Selain karakter dan resiliensi, perkembangan teknologi juga menjadi tantangan sekaligus peluang bagi generasi tenaga kesehatan masa kini. Menurut Chairani, mahasiswa perlu memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital agar mampu mengikuti perubahan dalam dunia profesional.
“Dunia terus berubah. Teknologi berkembang sangat cepat. Karena itu, mahasiswa harus menjadi pembelajar sepanjang hayat. Jangan berhenti belajar hanya karena sudah mendapatkan gelar,” katanya.


Ia berharap mahasiswa baru Akademi Kebidanan Prestasi Agung dapat menjadikan masa perkuliahan sebagai ruang untuk membangun kompetensi sekaligus karakter.
“Jadilah bidan yang profesional, kompeten, tetapi juga memiliki hati. Karena pelayanan yang berkualitas lahir dari perpaduan antara ilmu, keterampilan, etika, dan kepedulian,” pungkasnya.


Kehadiran Dekan Filkom IIB Darmajaya dalam PKKMB Akademi Kebidanan Prestasi Agung juga menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.


Melalui perspektif lintas disiplin tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya siap menghadapi tuntutan akademik selama masa perkuliahan, tetapi juga memiliki mental tangguh dan nilai-nilai kemanusiaan yang kuat sebagai bekal memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di masa mendatang. (**)

Bagikan Ke

About Redaksi Sundalanews

Check Also

Pimpin Launching Tim dan Jersey, Gubernur Mirza Dorong Bhayangkara Presisi Lampung FC Raih Tiga Besar

Bandar Lampung (sundalanews.com) – Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menghadiri sekaligus memimpin acara Launching Team & …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *