Pesisir Barat (sundalanews.com) – Sungguh miris kita menyaksikan Vidio yang piral beberapa waktu yang lalu, seorang warga way Haru ditandu warga dengan berjalan belasan kilo meter hanya untuk berobat di puskesmas, apalagi dalom vidio tersebut kita menyaksikan seorang penandu sempat terpeleset dan jatoh,”breg” sehingga, orang yang ditandupun takayal ikut terjatoh,” Masaalloh,” terdengar kata seorang warga yang ikut dalam rombongan tersebut.
Pekon Way Haru tersebut berada di Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.
Peratin Pekon WayHaru, Dian Setiawan membenar vidiao yang piral tersebut.
Menurut Dian warganya yang ditandu itu bernama: Satinah 42 tahun.
Satinah ditandu dengan menggunakan sebantang bambu yang panjangnya lebih kurang 4 meter dan dua sarung yang dimasukkan kedalam bambubu sebagi tempat Satinah ditidurkan lalu di gotong oleh warga.

Untuk menuju puskesmas yang ada di kota kecamatan Bangkunat, warga harus menempuh perjalanan lebih kurang 15 kilo meter.
Dalam perjalan sejauh itu resiko terpeleset sudah pasti,” jalanyakan berlobang dan becek, apalagi penandu yang belakang tidak bisa melihat jalan hanya mengikuti penadu yang didepa,” jelas Setiawa.
” Terpeleset sudah resiko yang harus dihadapi seperti kita lihat yang dialami penandu Sutinah didalam vidio, apalagi jalan tersebut abis diguyur hujan,” bebernya.
Menurut Setiawan, tidak ada media lain yang paling aman membawa warga yang sakit parah dari kampungnya selain ditandu.
” bisa dengan Gerobak sapi tapi resikonya lebih tinggi, karna bisa terguling dari gerobak tersebut,” ujarya.
Setiawan menjelaskan, hingga kini made transportasi yang dapat digunaka menuju Pekon Way Haru hanya Motor Ojek dan Grobak sapi.
Ia berharap dengan dengan kejadian ini pemerintah bisa membuka hati untuk membuatkan aksesjalan yang layak ke Pekon way Haru, agar permasalah seperti yang terjadi pada Satinah tidak terulang lagi.
” ini bukan kali pertama, dalam waktu satu bulan ini saja sudah ada lebih kurang 15 orang warga Wayharu yang mengalami nasip yang sama seperti Satinah,” jelasnya.
Sementara itu Bupati Pesiair Barat Agus Istiqlal mengatakan Akan terus berjuang untuk membuka akses jalan ke Way Haru.
(Yus/Adi)
sundalanews.com Suara Nasional Dari Lampung