DIduga Lecehkan Murid, Penjaga Sekolah Dasar Dilaporkan ke Polisi

Pesisir Barat (sundalanews.com) – Seorang penjaga Sekolah Dasar Negeri (SDN1) Krui Kecamatan Pesisir Tengah dilaporkan ke polisi. Diduga melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah murid disekolah tersebut.

Kasat Reskrim Polres Lampung Barat AKP. M Ari Setiawan saat dikomfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

” Ya benar laporan sudah kita terima kemarin,” ungkapnya, Jumat (23/9/2022).

Menurut Ari, jumlah korban pelecehan seksual yang dilaporkan tersebut berjumlah empat korban.

Keempat korban tersebut merupakan murid perempuan dari SDN1 Krui Pesisir Barat Lampung.

Pelaku pelecehan seksual itu berinisial BN seorang penjaga sekolah di SDN1 Krui tersebut.

Saat ini kasus tersebut sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Polres Lampung Barat.

Terpisah, menurut keterangan satu diantara guru disekolah tersebut yang enggan disebutkan namanya.

Kasus tersebut sudah dilaporkan pihak sekolah ke Dinas Pendidikan dan pihak Inspektorat Pesisir Barat.

” Yang saya tau nih, kasus itu sudah diserahkan pihak sekolah, dan pihak sekolah sudah melaporkan ke Dinas Pendidikan dan Inspektorat,” jelasnya.

” Karena kita inikan lembaga jadi kita laporkan dengan atasan,” sambungnya.

Pelaku saat ini masih di sekorsing oleh pihak sekolah karena masih dalam proses.

” Yang jelas kantin milik pelaku sekarang sudah ditutup,” jelasnya.

Berdasarkan kabar yang beredar pelaku ini sudah sering melakukan perbuatan tercela tersebut kepada sejumlah anak-anak.

” Kalau kabarnya pelaku ini kalau salaman dengan anak-anak perempuan itu sering menarik tangannya dan diarahkan ke kemaluannya,” jelas satu diantara orang tua yang sedang menjenguk anaknya.

Diceritakannya, ia bersama orang tua lainya sengaja menjemput anak-anaknya itu lantaran merasa was-was mendengar kabar tentang kasus tersebut.

Lanjutnya, sebelum kasus pelecehan tersebut mencuat orang tua yang menjemput anak kesekolah itu tidak sebanyak seperti saat ini.

” Yang jelas kita kaget dengar ada kasus pelecehan ini,”

” Kita juga takut kalau nanti anak kita ikut menjadi korban”

Ia berpendapat korban pelecehan seksual di SDN1 Krui itu lebih dari empat orang yang dilaporkan tersebut.

” Kalau filing saya ini lebih dari empat anak, inikan yang baru ketahuan aja,” imbuhnya.

Ia berharap kasus tersebut dapat segera ditangani oleh pihak kepolisian serta pelaku dapat secepatnya ditangkap.

” Harapan kami pelaku bisa segera cepat ditangkap untuk mendapatkan hukuman yang setimpal,” ujarnya (Adi/yus)

Bagikan Ke

About Redaksi Sundalanews

Check Also

Lampung Siap Jadi Tuan Rumah HUT REI ke-54, Dorong Ekonomi Daerah dan Promosi Pariwisata

Bandar Lampung (sundalanews.com) — Provinsi Lampung bersiap menjadi tuan rumah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *