Lampung Utara (sundalanews.com) – Terkait peristiwa pengeroyokan yang terjadi di Kelurahan Sindang Sari Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia atas nama BNR(40) yang terjadi pada Minggu (1/5/2022) lalu.
Pihak keluarga korban keberatan atas keputusan Polres lampura yang hanya menetapkan satu tersangka dari dugaan pembunuhan tersebut dilakukan lebih dari satu orang.
Atas dasar tersebut, keluarga korban mendatangi Mapolres Lampura untuk melakukan laporan polisi Nomor:STPL/1223/B-1/V/2022/SPKT/Polres Lampung Utara/Polda Lampung, Kamis (5/5/2022).
Perwakilan keluarga Musak, didampingi istri korban dan beberapa keluarga lainnya setelah selesai melakukan laporan polisi, mendatangi sekretariat PD IWO Lampura, untuk mejelaskan apa yang menjadi keberatan keluarga dari proses hukum yang menimpa keluarga mereka.
“Kami melaporkan kasus pembunuhan adik kami, atas dasar vidio yang beredar di kalangan masyarakat bahwa korban mengatakan saat detik detik terakhir sebelum di meninggal, saat ditanya oleh masyarakat ‘kamu ribut dengan siapa’ korban menjawab ‘dengan saudara WND di dalam vidio tersebut,” terangnya.
Dugaan sementara Polres Lampura hanya menetapkan satu tersangka yakni JAU, sementara pada awalnya mengamankan dua orang terduga pengeroyokan JAU dan ILH,
“Kami berharap WND bisa ditangkap, dengan dasar beredarnya vidio korban yang mengatakan dirinya berkelahi dengan WND,” harapnya.
Untuk diketahui saat ini hanya JAU, yang ditahan di mapolres lampura sementara ILH dan WND masih berlenggang bebas.
“Kami keluarga korban berharap Polres Lampung Utara dapat bekerja profesional dengan melihat bukti dilapangan dan kami yakin bahwa Polri akan menegakkan hukum dengan seadil-adilnya,” pungkasnya.
Ditempat yang sama, Yanti Sari, Istri dari korban (Alm BNR). menjelaskan kronologis sesaat sebelum kejadian. “Sebelum suami saya pergi hanya berpesan jaga anak anak, karena pesan whatsApp saya sudah dibalas Wandi,” kata Yanti menirukan ucap Alm BNR.
Saat ditanya apakah dia (Yanti,red) mengetahui bahwa suwaminya (BNR) akan berkelahi, Yanti mengatakan dia tidak mengetahuinya “Dia hanya berpesan jaga anak anak, saya tidak tau bahwa dia mau berkelahi,” ungkap Yanti. (Der)
sundalanews.com Suara Nasional Dari Lampung