Buru (sundalanews.com) – Asisten I Masri mengatakan bahwa, pelaksanaan pilkades serentak gelombang pertama di Kabupaten Buru tahun 2022 akan tetap dilaksanakan.
Hal ini dikatakan dalam rapat Kordinasi terkait pelaksanaan pilkades serentak gelombang pertama dilaksanakan di ruang rapat Kantor Bupati Buru.
Selanjutnya Masri menekankan agar,dalam pilkades nanti,supaya tetap memperhatikan prokes kesehatan,juga masukan yang terkait dari berbagai elemen masyarakat.
“Pentingnya sosialisasi sebelum menghadapi pilkades,PMD harus menyiapkan aturan terkait pilkades sehingga masalah yang timbul bisa diatasi. (24/2) ”Ungkapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) menuturkan dalam tanggapannya terhadap apa yang disampaikan oleh Asisten I bahwa,Pilkades tahap pertama akan dilaksanakan nanti di 30 Desa terlebih dahulu.Kata Efendy.
Ditambahkan olehnya, pengamanan akan ditingkatkan,mengingat potensi kerawanan yang mungkin akan timbul saat pilkades berlangsung nanti.
“Kita juga akan gunakan metode pencegahan Covid-19,karenanya kita terus berkordinasi dengan pihak TNI/Polres serta Satpol PP dan Linmas untuk pengamanan jalannya pilkades serentak di 30 desa nanti,”Tegasnya
Pihak Kodim 1506/Namlea berharap,untuk tingkatkan deteksi dini dua hari sebelum pencoblosan.Kemudian anggota yang melakukan pam sudah harus ada dilokasi Tps.
Ada sekitar 70% dari desa-desa yang ikut dalam pilkades belum di vaksin.Tingkat kerawanan di setiap desa akan berbeda maka diharapkan ada keterlibatan pers yang pam dalam Pilkades.Demikian disampaikan oleh Kabag Ops Polres.P.Buru.
(Sofyan)
sundalanews.com Suara Nasional Dari Lampung