Usai Penyisiran, Tambang Emas Ilegal Masih Beroperasi di Gunung Botak

Buru,Maluku (sundalanews.com) – Pasca Penyisiran, Aktivitas pertambangan emas ilegal gunung botak mulai ramai, Kamis (27/5/2024).

Meskipun telah dilakukan upaya Operasi Peti Salawaku 2024 oleh aparat gabungan dari TNI-Polri beberapa hari lalu, terlihat para penambang masih ada yang melakukan aktivitas ilegal secara besar-besaran.

Padahal Kapolres Buru telah menghimbau dalam Operasi Peti Salawaku tertanggal 3 s/d 9 Juni 2024, Jika terdapat masyarakat penambang yang masih melakukan aktifitas ilegal secara lansung, maka Polres Buru akan mengambil langkah hukum.

Ketua IMM Cabang Buru Kadafi Alkatiri menyayangkan sikap Polres Buru yang lemah dalam mengambil mengambil langkah hukum. Harusnya usai penyisiran tak ada lagi aktifitas yang terjadi.

Padahal dilokasi pertambangan itu juga terdapat pos penjagaan dari aparat,”tutur Kadafi.

Dikatakan Kadafi Tak hanya dikawasan gunung botak, di daerah wasboli juga terdapat aktivitas yang sama. Sepanjang lokasi ilegal itu terlihat mobil truck keluar masuk dengan mudah mengangkat tumpukan material emas.

Tumpukan material emas ini sebelumnya merupakan hasil pengangkatan sendimen dari kali anahoni oleh salah satu perusahan BPS beberapa tahun lalu yang kini tidak beroperasi lagi.

Kini material sendimen yang di angkat dari kali anahon ke lokasi wasboli telah diola oleh masyakarat penambang dengan sistem pengunaan bak rendaman yang bercampur sianiada atau zad kimia berbahaya.

Selain itu juga terdapat mesin dompeng yang digunakan untuk menyedot material emas.

Kadafi berharap agar proses penyisiran ini tidak terlihat tebang pilih oleh Polres Buru.(KL25)

Bagikan Ke

About Redaksi Sundalanews

Check Also

Kunker di Kota Metro, Ini Kata Kemenko PMK RI

Metro (sundalanews.com) – Kota Metro meraih empat besar terbaik Implementasi Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find us on Facebook