Haflah Takhorruj -Pentas Seni PPM Annida Miliki Standarisasi Pembelajaran Unggul

BANDAR LAMPUNG (sundalanews.com) – Pondok Pesantren Modern (PPM) Annida saat ini memiliki banyak fasilitas penunjang belajar-mengajar yang lengkap serta didukung teknologi informasi dan komunikasi yang unggul.


“Selain itu, Ponpes Modern Annida juga memiliki standarisasi penyelenggaraan pembelajaran unggul dengan pengurus dan pengasuh yang profesional hingga menghasilkan lulusan yang sangat baik,” kata Ketua Yayasan Alfian Husin Ary Meizari, S.E., MBA., diwakili Anggota Dewan Pengawas Yayasan dr. Lyza M Rozalinda Alfian, saat Haflah Takhorruj & Pentas Seni PPM Annida, Kamis, (13/6/24).


Hadir pada acara yang digelar di Lapangan Futsal PPM Annida, Desa Karanganyar, Lampung Selatan itu, Wakil Rektor Bidang Non-Akademik Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya Muprihan Thaib, S.Sos., M.M., dan Kepala Kemenag Lampung Selatan H. Ashari, S.E., M.Pd.I. Selain itu, hadir juga Konsultan PPM Annida Dr. Evi Ghozaly, M.Pd,; Mundir PPM Annida Ustadz Satria Jarot Ramadhan, S.Pd., M.Pd.; serta kepala SMP dan SMA PPM Annida, guru, karyawan, wali santri.


“Semoga dengan Haflah Takhorruj tahun ini PPM Annida tetap menjadi tujuan bagi orangtua atau wali santri di Lampung khususnya, dan di Indonesia pada umum untuk menitipkan para santri terus belajar dengan kurikulum berkualitas secara Islami,” kata dr. Liza.


Sementara itu, Konsultan PPM Annida Dr. Evi Ghozaly, M.Pd., dalam sambutannya mengatakan bagi santri yang diwisuda agar selalu mengenang kehidupan yang dijalani selama tiga tahun ke belakang sebelum terjun ke masyarakat yang sesungguhnya kelak. “Mungkin kalian dapat mengenang kembali kenakalan-kenakalan yang pernah dilakukan selama di pesantren untuk dijadikan pelajaran berharga di masa yang akan datang,” kata Dr. Evi Ghozaly.


Mengutif Al Qur’an Surat Ibrahim ayat 7, ‘La in syakartum la azidannakum wala in kafartum inna adzabi lasyadid’, Evi Ghozaly berharap santri juga harus bersyukur dengan kelulusan yang didapat dari belajar. “Salah satu bentuk bersyukur dengan melanjutkan perjuangan melanjutkan pendidikan. Kami hanya dapat memberikan sangu, yaitu ilmu, cinta, dan doa. Terimalah sangu dari kami sebagai pendidik dan selamat menempuh kehidupan yang sesungguhnya di masyarakat.


Sedangkan Kepala Kemenag Lampung Selatan H. Ashari, S.E., M.Pd.I. dalam sambutannya mengatakan pendidikan pesantren saat ini menjadi rujukan bagi orang-orang yang serius mencari pendidikan non-formal (akidah) maupun pendidikan formal, yaitu ilmu dan teknologi.


“Walaupun sebenarnya kewajiban menuntut ilmu itu bukan hanya di SMP atau SMA. Tetapi menuntut ilmu tidak dibatasi usia, bahkan diwajibkan sejak kita lahir sampai ke liang lahat. Namun, dengan kelulusan santri kali ini dapat mengusir hal-hal yang buruk dan mengembangkan hal yang baik dalam menjalani kehidupan ke depan,” kata dia.


H. Ashari juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Yayasan Alfian Husin, ustadz, kiyai, ulama, pengasuh yang telah mendidik, mengarahkan dan membina santri setiap saat hingga mereka akhirnya mampu menyelesaikan studi di tingkat pendidikan yang dijalaninya,” kata dia.


Dalam Haflah Takhorruj dan Pentas Seni itu, juga digelar berbagai hiburan yang dipersembahkan para santri, baik yang sudah dinyatakan lulus dari SMP dan SMA, atau pun siswa yang masih menempuh pendidikan di PPM Annida. (**)

    Bagikan Ke

    About Redaksi Sundalanews

    Check Also

    Kunker di Kota Metro, Ini Kata Kemenko PMK RI

    Metro (sundalanews.com) – Kota Metro meraih empat besar terbaik Implementasi Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) …

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Find us on Facebook